Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUGAAN adanya korupsi di tubuh Garuda Indonesia mulai menunjukkan sinyal terang. Sinyal itu dinyalakan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.
Erick sudah sejak lama mengutarakan adanya indikasi korupsi sebagai salah satu penyebab memburuknya kinerja Garuda Indonesia. Bahkan, menurut pemerintah, Garuda secara teknis saat ini sudah bangkrut. Lilitan utang mereka tak tanggung-tanggung, sudah mencapai Rp140 triliun pada kuartal III 2021.
Erick tak sekadar bicara. Dua hari lalu dia menyambangi Kejaksaan Agung sembari membawa bukti-bukti terkait dengan dugaan patgulipat pengadaan pesawat ATR 72-600 pada 2013. Dia menyerahkannya ke Korps Adhyaksa untuk mendukung penyelidikan praktik rasuah di maskapai pelat merah itu.
Bukti-bukti yang dibawa Erick juga tak asal-asalan. Indikasi adanya korupsi pengadaan pesawat baling-baling itu diketahui berdasarkan hasil audit investigasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Audit investigasi dilakukan saat Garuda Indonesia berada di bawah kepemimpinan ES.
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin pun mengatakan dugaan korupsi terjadi ketika Garuda dikendalikan ES yang kini mendekam di lembaga pemasyarakatan. ES yang dia maksud ialah Emirsyah Satar. Pada 2020, Emirsyah divonis 8 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi pembelian mesin pesawat Garuda.
Kita mengapresiasi langkah Erick. Melaporkan dan memberikan bukti-bukti adanya dugaan korupsi di lembaga yang dia pimpin ialah wujud kontribusi bagi upaya pemberantasan korupsi. Itu bagian dari upaya bersih-bersih internal yang memang harus digencarkan siapa pun yang sedang memimpin.
Untuk menuntaskan kasus korupsi di Garuda, dukungan dari Erick tetap dibutuhkan. Namun, cukup sampai di situ, tidak boleh lebih. Erick haram hukumnya terlibat terlalu jauh dalam penanganan hukum. Erick tidak boleh menjadikan perkara itu sebagai panggung untuk mempromosikan diri dan mengukuhnya eksistensinya.
Laporan dan bukti adanya korupsi di Garuda sudah diserahkan ke penegak hukum. Kewajiban Erick selanjutnya ialah membenahi Garuda demi menghindarkan mereka dari kematian.
Sebagai flag carrier, maskapai pembawa bendera nasional kita, sudah terlalu lama Garuda dibiarkan sekarat. Sebagai pemimpin tertinggi di BUMN, semestinya Erick bertindak lebih cepat, lebih sigap, untuk mengobati dan menyelamatkan Garuda. Itulah kewajiban dia yang utama.
Soal hukum, biarkan Kejagung yang bekerja. Korps Adhyaksa pun harus bergerak cepat, bertindak sigap, untuk mengusut tuntas perkara korupsi di Garuda. Bukti awal sudah datang dengan sendirinya, tugas mereka tinggal menggali, mendalami, untuk selanjutnya menyikat pihak-pihak yang berlaku jahat.
Kejagung juga tak cukup hanya mengusut kasus pembelian pesawat ATR. Masih banyak indikasi korupsi di tubuh Garuda yang tak boleh dibiarkan begitu saja. Tidak cuma di masa kepemimpinan Emirsyah Satar, tetapi juga di era-era berikutnya.
Kontrak antara para lessor atau perusahaan yang menyewakan pesawat kepada Garuda, misalnya, bisa menjadi fokus penyelidikan. Kontrak itu sering mengundang kecurigaan karena kemahalan sehingga amat merugikan perusahaan. Sewa pesawat yang tidak beres disebut-sebut sebagai salah satu biang masalah sehingga Garuda berdarah-darah.
Elok nian jika Kejagung proaktif untuk membersihkan Garuda dari semua noda korupsi. Kepercayaan sudah diberikan. Jangan lagi menunggu, jangan sia-siakan kepercayaan itu.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved