Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILU Amerika Serikat tahun ini bisa dikatakan sebagai satu-satunya agenda rutin yang menyedot perhatian masyarakat global. Pandemi covid-19 yang meredupkan hampir seluruh kegiatan internasional lainnya sekaligus menjadi amplifier pesta demokrasi Amerika ke seantero dunia.
Tanpa disadari banyak di antara kita dan miliaran penduduk lainnya berperilaku layaknya pendukung pasangan capres dan cawapres yang tengah berlaga memperebutkan kursi di Gedung Putih. Tidak terkecuali para pemimpin dunia.
Maka, ketika proses hitung cepat rampung dan menunjukkan Joe Biden-Kamala Harris mengalahkan Donald Trump-Mike Pence, ada yang bersorak-sorai dan ada pula yang terdiam. Sorak sorai diwakili ucapan selamat kepada presiden dan wakil presiden terpilih dengan semringah tanpa ditunda-tunda.
Terbayang wajah-wajah bahagia dari pemimpin negara-negara G-7 karena Joe Biden sudah berkomitmen kembali masuk Perjanjian Paris tentang perubahan iklim. Di bawah kepemimpinan Trump, Amerika memutuskan mundur dari kesepakatan itu. Hal yang memancing kegusaran para pemimpin Eropa terhadap Trump.
Kendati ucapan selamat untuk Biden dan Harris membanjir, beberapa kepala negara menunda. Bahkan pemimpin Tiongkok Xi Jinping yang jelas tidak menyukai kepemimpinan Trump karena memperuncing perang dagang, memilih berdiam dulu. Para kepala negara ini umumnya beralasan hasil pemilu AS belum final.
Trump dan jajaran pendukungnya justru tidak mempermasalahkan akurasi metode hitung cepat dalam memprediksi raihan jumlah suara. Namun, mereka menuding bahwa kemenangan Biden-Harris hasil dari manipulasi surat suara, terutama suara yang disampaikan lewat pos.
Sejak awal, Trump memang enggan mendukung pencoblosan surat suara oleh pemilih yang tidak datang langsung ke TPS. Akan tetapi, wabah covid19 memberi tekanan.
Di sisi lain, hasil pemilu AS sudah jelas. Selisih suara Biden dan Trump cukup signifikan dengan 290 suara elektoral untuk Biden dan 214 untuk Trump. Joe Biden bahkan memecahkan rekor perolehan suara sepanjang sejarah Pilpres Amerika Serikat.
Rekor lainnya juga terpecahkan. Dengan kemenangan ini, Kamala Harris yang digandeng Joe Biden bakal menjadi perempuan wakil presiden pertama Amerika.
Bukan itu saja, dengan latar belakang sebagai putri keluarga imigran, Harris menjadi simbol perlawanan atas kebijakan Trump yang frontal menekan warga pendatang.
Bersama Harris, Biden dengan rencana kebijakannya membela kaum minoritas, termasuk imigran dan kepentingan komunitas warga kulit hitam, berhasil meraih dukungan suara besar. Padahal, narasi berkebalikan dengan kampanye Biden justru yang membantu Trump memenangi kontestasi Pilpres 2016.
Di Pemilu AS 2020, demokrasi kembali menunjukkan supremasinya. Hasil perolehan suara merupakan kehendak rakyat. Tidak masalah bila rakyat berubah pikiran tentang kebijakan yang tepat untuk menentukan arah kemajuan bangsa.
Bukan hal yang mengherankan pula jika petahana yang rata-rata mampu bertahan dua periode ternyata terjungkal di kontestasi kedua. Yang terpenting rakyat sudah menentukan pilihan dan itu tecermin dari hasil perhitungan suara dalam pemilu. Terlepas dari siapa pun pemenangnya, proses tersebut mengantarkan kemenangan bagi demokrasi.
Tugas berat sudah menanti Biden-Harris, yaitu menata ulang Amerika Serikat pascapemerintahan Trump. Tidak hanya di dalam negeri, Amerika mesti memulihkan kembali hubungannya dengan negara-negara lain yang sempat diputuskan Trump.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved