Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR baik di hari yang penuh kasih. Misa Natal di berbagai kota Indonesia berlangsung aman dan lancar. Dengan dilandasi semangat toleransi yang tinggi, hampir seluruh elemen bangsa ikut larut dalam kesemarakan Natal. Tak cuma menyeru, mereka juga ikut menjaga agar Natal kali ini benar-benar dapat dirayakan umat Nasrani dengan khidmat dan damai.
Sebelumnya, memang ada penolakan dari sekelompok masyarakat di sejumlah daerah terhadap perayaan Natal. Memprihatinkan di satu sisi. Namun, di sisi yang lain kita mesti yakin bahwa gerakan-gerakan seperti itu hanyalah riak yang jika kita bisa membendungnya dengan baik, tidak bakal menggoyahkan bangunan utuh kebinekaan negeri ini.
Fakta tersebut sekali lagi membuktikan bahwa sesungguhnya fondasi toleransi keagamaan bangsa ini masih cukup kuat untuk menahan gelombang-gelombang liar yang belakangan kerap datang merisak. Itulah cermin kecil Indonesia, yakni tentang bagaimana indahnya saling menghargai perbedaan dan mensyukuri keragaman. Inilah gambaran Indonesia, negara yang dikenal sejak lama dengan toleransinya yang berkadar tinggi.
Natal kali ini setidaknya memberi bukti bahwa kebinekaan dan toleransi semestinya memang membawa kedamaian dan persatuan, bukan perpecahan.
Damai dan khidmatnya Natal tahun ini sekaligus mengingatkan kita untuk memuliakan keberagaman secara persisten karena itulah kekuatan utama bangsa ini melawan gerakan intoleransi saat ini ataupun nanti.
Spirit itu juga sangat relevan dengan pesan yang disampaikan Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo pada Misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta, kemarin. Menurutnya, perbedaan di dalam bangsa seperti suku, bahasa, dan agama sudah ada sejak dulu. Namun, perbedaan itu dapat diselesaikan para pendiri bangsa dengan cara yang istimewa, yakni melalui Pancasila.
Suharyo menegaskan itulah yang sekarang mesti dirawat. Itulah yang sekarang harus diperjuangkan di tengah-tengah gejala baru lunturnya kebersamaan tersebut. Ada tiga hal yang ditengarai memicu lunturnya kebersamaan warga negara, yaitu ujaran kebencian, intoleransi, dan politik identitas.
Toleransi jelas tak boleh luntur. Spirit keberagaman tidak boleh sedikit pun memudar. Ingatlah bahwa kita hidup di dunia yang penuh dengan hiruk pikuk konsumerisme, korupsi di segala lini, perebutan kekuasaan, kemiskinan, kemunafikan, degradasi moral, kemalasan, dan kebodohan.
Natal sesungguhnya mengajarkan kita bahwa kekuatan toleransi dan keberagaman akan menjadi landasan kukuh untuk menghadapi tantangan-tantangan pelik itu. Perayaan Natal semestinya juga semakin kontekstual untuk sekaligus merawat dan memperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air.
Dalam skop yang lebih luas, seperti diungkapkan Uskup Katolik Roma paling senior di Timur Tengah, Uskup Agung Pierbattista Pizzaballa, saat memimpin misa di Jerusalem, Natal bisa dimaknai pula sebagai hari untuk merayakan harapan. Sesulit apa pun masa yang kita lalui, tak pernah ada alasan untuk tidak menyalakan harapan.
Nyala harapan mesti dijaga agar mata kita tak buta sehingga mampu melihat cahaya. Obor harapan harus dijaga agar hati kita tak lekas mati sehingga bisa mendengar nurani. Selama api harapan itu kita pegang teguh, bangsa ini patut berharap kerukunan dan persaudaraan bakal tetap terpelihara, baik persaudaraan atas dasar kemanusiaan maupun persaudaraan kebangsaan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved