Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGSA ini tidak boleh gentar terhadap aksi terorisme meskipun pelaku teror telah menjangkau pejabat tinggi yang bertanggung jawab atas politik, hukum, dan keamanan di Indonesia. Tujuan aksi terorisme memang untuk menciutkan nyali, membungkam rasa berani.
Itulah pesan yang tersirat dari pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa dirinya akan tetap melayani swafoto dengan rakyat saat blusukan meskipun ancaman teror tengah mengintai. Bukan Presiden menantang teroris, melainkan meneguhkan bahwa bangsa ini tidak boleh kalah melawan kebiadaban.
Seiring dengan sikap pantang kalah melawan terorisme, tentu diharapkan ada evaluasi keamanan bagi pejabat negara. Tanpa bermaksud menjauhkan dari rakyat, kewaspadaan tetap perlu. Dari kronologi penusukan yang beredar, tampak jelas pelaku bisa mendekat tanpa ada deteksi dini dari aparat terkait.
Pelaku teror telah mengubah strategi. Jika sebelumnya melakukan teror bom, kini menyerang langsung pejabat tinggi negara. Inilah peringatan bagi semua pihak agar tidak kehilangan kewaspadaan, lebih menguatkan keamanan dan pertahanan negara dari sekecil apa pun ancaman terorisme.
Polri mengungkap aksi penusukan terhadap Wiranto digerakkan motif dan inisiatif sendiri, tanpa garis komando, tanpa doktrinasi kolektif yang sistematis. Hanya karena merasa terancam akan tertangkap, pasalnya Pemimpin Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi, Abu Zee, sebagai perekrutnya telah ditangkap.
Amaliah Abu Rara sifatnya spontan. Bahkan, sporadis karena sasaran amaliah dia ialah thogut, lembaga pemerintah atau aparat kepolisian. Abu Rara sebenarnya tidak mengetahui pejabat yang datang ialah Wiranto, yang penting targetnya pejabat pemerintah.
Senyatanya terorisme yang dilakukan secara individual itu ada dan sudah banyak terjadi di depan mata. Boleh jadi pergerakannya malah lebih berbahaya karena tidak gampang terdeteksi. Bahkan, karena gerakannya yang di luar struktur, dia mungkin sama sekali tidak terendus.
Hal itu tentu membutuhkan tingkat kewaspadaan dan kesigapan level tinggi dari seluruh elemen, terutama Polri sebagai ujung tombak pemberantasan terorisme. Kelengahan hanya akan berujung petaka, sesuai dengan tujuan para pelaku teror, yakni menebar malapetaka bagi bangsa ini.
Negara harus bertindak tegas dan mengambil langkah drastis atas aksi teroris ini. Perlu meneguhkan kembali perlawanan terhadap bibit-bibit terorisme, seperti intoleransi dan radikalisme. Jangan lagi hanya menyasar pelaku di lapangan.
Orang-orang yang mendukung terbuka dan tertutup harus diungkap serta diseret ke ranah hukum. Begitu juga mereka yang memprovokasi dan berlindung di balik kegiatan agama.
Agama mana pun pasti mengutuk perbuatan seperti itu. Celakanya, para pelaku mengatasnamakan agama untuk melancarkan aksi itu. Para pelaku merasa membela agama ketika melancarkan aksi mereka. Padahal, jelas aksi semacam itu justru menistakan agama.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved