Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAGAMA yang mencerahkan. Demikian tema yang diangkat tanwir atau rapat kerja nasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun ini yang berlangsung di Bengkulu, kemarin. Tema itu mencerminkan keprihatinan Muhammadiyah sebagai salah satu ormas terbesar Indonesia berbasiskan agama Islam.
Semua agama tentu saja mencerahkan. Sejalan dengan ajaran agama, seperti yang dikemukakan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, potensi terbesar umat beragama ialah cinta damai, cinta toleransi, cinta membangun, dan cinta persaudaraan. Di situ pula letak kesamaan seluruh agama.
Sayangnya, segelintir penganut beragama memilih sikap ekstrem dengan menonjolkan perbedaan hingga menyampingkan potensi terbesar umat beragama tersebut. Tidak peduli bila pilihannya itu membuat perpecahan di masyarakat, bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sudah terbukti, perilaku-perilaku ekstrem dalam beragama justru menghancurkan peradaban. Suatu hasil yang sungguh-sungguh jauh dari tujuan agama.
Orientasi politik yang mengeras justru menggoyahkan kesatuan dan persatuan bangsa. Akibatnya, satu sama lain mudah terbelah, berbenturan, dan bermusuhan secara berhadapan.
Dalam tema Beragama yang mencerahkan, Muhammadiyah ingin menghindarkan umat Islam di Indonesia dari sikap ekstrem yang menghancurkan itu. Islam dalam sejarahnya yang panjang banyak berperan membentuk peradaban tinggi dunia.
Penemu dasar ilmu kedokteran ialah seorang muslim. Pencetus aljabar, salah satu cabang matematika, merupakan penganut Islam. Ilmuwan-ilmuwan muslim menjadi perintis sekaligus disegani dalam perkembangan astronomi di masa lampau. Banyak lagi lainnya.
Di Indonesia, ormas-ormas Islam merupakan bagian integral pembentuk peradaban di Indonesia. Muhammadiyah yang berusia lebih dari seabad sudah banyak melahirkan tokoh nasional di berbagai bidang.
Muhammadiyah ikut merintis dunia pendidikan nasional yang merupakan akar peradaban bangsa. Tokoh perempuan Muhammadiyah dikenal sebagai pemrakarsa gerakan perempuan hingga lahirnya Kongres Perempuan Pertama pada 1928.
Semua peran tersebut dijalankan dengan memajukan semangat persatuan, bukan menonjol-nonjolkan perbedaan dan memaksakan kehendak. Mereka juga paham betul, tidak ada kemajuan yang berhasil dicapai dengan membenci dan menebarkannya.
Kebencian hanya akan menimbulkan perpecahan, sedangkan kemajuan memerlukan prasyarat mutlak, yaitu persatuan. Omong kosong bila ada orang berkoar-koar mengumbar janji memajukan bangsa ketika pada saat yang sama menebarkan bibit-bibit perpecahan.
Cinta damai, cinta toleransi, cinta membangun, dan cinta persaudaraan berperan sebagai perekat untuk menjaga persatuan bangsa. Ini yang hendak dimobilisasi Muhammadiyah. Dengan potensi rohani itu beragam suku, umat beragama, dan budaya, bisa tetap hidup berdampingan tanpa gesekan yang memecah belah. Keberagaman pun menjelma menjadi kekuatan.
Muhammadiyah sudah sangat piawai meletakkan dasar-dasar yang mendorong kemajuan Indonesia dengan spirit praktik keagamaan Islam yang tidak ekstrem alias moderat. Kepiawaian itu kita harapkan terus terjaga hingga ikut mengantarkan Indonesia menjadi negara maju dengan keadilan sosial yang merata.
Kita mengapresiasi Muhammadiyah yang konsisten menjalankan Islam wasatiyah atau Islam jalan tengah. Karena itulah, dalam menghadapi dinamika politik praktis, Muhammadiyah secara elegan tidak memainkan politik praktis, tapi mendorong kader-kadernya berkiprah di politik praktis.
Elok nian bila dalam menjalankan politik praktis itu semua pihak menampilkan sikap kenegarawanan. Sikap yang menampakkan jiwa besar untuk tidak mengoyak tenunan kebangsaan, berlapang hati menghadapi perbedaan, dan dewasa dalam berkontestasi.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved