Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN umum sudah menjadi hajatan demokrasi berkala yang akrab dalam kehidupan bernegara rakyat Indonesia. Dengan banyaknya agenda pemilihan, tiap warga negara mengalami proses pelaksanaan pemilu bukan hanya lima tahun sekali, melainkan juga bisa dua kali dalam lima tahun.
Satu untuk pemilu serentak presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif, satu lagi untuk memilih kepala daerah masing-masing.
Suhu politik selalu meningkat, dari menjelang dimulainya tahapan pemilu hingga penetapan pemimpin terpilih. Tidak ada yang salah dengan itu. Pada dasarnya pemilu memang salah satu bentuk kompetisi. Dalam setiap persaingan, semangat para peserta yang terlibat beserta pendukung mereka otomatis tersulut untuk memenangi kompetisi.
Agar kompetisi berjalan sehat, ada rambu-rambu yang mesti dipatuhi. Begitu pula dalam pemilu. Khusus melalui Pasal 20 dan 21 Peraturan KPU No 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu, penyelenggara ingin memastikan nilai-nilai luhur bangsa tetap terjaga. Peserta pemilu dan simpatisan diingatkan bahwa bangsa Indonesia dikenal santun serta menghormati keberagaman.
Materi kampanye hendaknya disampaikan dengan sopan, yaitu menggunakan bahasa atau kalimat yang santun dan pantas ditampilkan kepada umum. Lebih penting lagi, materi kampanye tidak disampaikan dengan cara-cara provokatif.
Pada Pasal 21 huruf (d), penyelenggara pemilu menekankan materi kampanye harus disampaikan dengan cara bijak dan beradab, yaitu tidak menyerang pribadi, kelompok, golongan, atau pasangan calon lain. Ketika kemudian materi kampanye memancing kemarahan kelompok atau golongan tertentu, bisa dikatakan penyampaiannya belum bijak.
Belakangan ini ramai dibicarakan ucapan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang dinilai merendahkan orang asal Boyolali ketika berkampanye di salah satu kabupaten Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Prabowo sendiri malah tidak menyangka ucapan yang disebutnya sebagai candaan itu dipersoalkan banyak pihak. Ia menyebut dalam candaan itu bahwa tampang orang asal Boyolali bukan tampang orang kaya. Mereka akan diusir bila masuk hotel mewah. Warga yang hadir pada saat itu tidak ada yang protes.
Meski begitu, adat asli masyarakat Indonesia memang demikian. Tidak mudah tersinggung, apalagi capres tersebut tengah menjadi tamu mereka. Boleh jadi lelucon tersebut pada saat itu terasa menyakitkan, tetapi mereka memilih menahan diri untuk menghormati tamu.
Protes pun muncul belakangan di ruang publik. Bagaimanapun reaksi masyarakat, materi kampanye yang terkesan merendahkan orang dan daerah tertentu jelas kurang bijak. Calon pemimpin diharapkan memiliki kepekaan terhadap hal-hal yang mungkin menyinggung kelompok atau golongan tertentu. Setiap materi kampanye mesti disampaikan dengan kalimat yang santun. Bergurau tentu sangat disarankan untuk menyegarkan suasana agar tidak membosankan asalkan jangan kelewatan.
Banyak cara berkampanye dengan memakai gurauan, tetapi tetap bijak dan santun. Tentu saja perlu kreativitas untuk bisa mewujudkan cara itu. Tujuannya tidak hanya menyampaikan rencana program kebijakan yang akan direalisasikan setelah sang calon pemimpin terpilih. Akan tetapi, juga mengajak masyarakat untuk menyikapi pemilu dengan rasa gembira, bukan justru membuat tertekan atau mendorong untuk membenci.
Elite politik sepertinya malah perlu belajar dari masyarakat. Tengok saja kreativitas warga untuk menjadikan pemungutan suara lebih meriah dan menggembirakan. TPS-TPS dihias dengan bergotong royong. Kerap kali hiasan dan tema TPS tersebut mengundang senyum simpul maupun decak kagum. Banyak dari mereka lebih dulu mengerti bahwa pemilu itu menggembirakan.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved