Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISLAM ialah agama pembawa kedamaian. Akan tetapi, karena ulah sebagian pemeluknya, ia tak jarang dicap sebagai promotor kekerasan dan kekacauan. Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia punya posisi strategis untuk meluruskan pandangan miring itu.
Apalagi, negeri ini kian dipercaya negara-negara Islam lainnya. Tantangan yang dihadapi Islam saat ini sungguh tidak ringan. Citra dan nama baiknya kerap dipertaruhkan akibat sikap dan pemikiran keliru dari sebagian umatnya.
Islam jelas agama pembawa rahmat, rahmatan lil alamin, tetapi banyak yang mengatasnamakan Islam lalu berbuat kerusakan. Islam jelas agama yang mengedepankan persaudaraan dan kasih sayang, tetapi banyak yang mengatasnamakan Islam lalu menyebarkan permusuhan dan kebencian.
Pun Islam jelas agama yang mengajarkan toleransi, tetapi banyak yang mengatasnamakan Islam lalu berlaku intoleran. Wajah Islam yang semestinya lembut, mereka ubah menjadi keras, bahkan terkadang beringas. Islam yang seharusnya moderat, mereka bajak menjadi tak bersahabat, bahkan radikal.
Itulah fenomena yang terjadi beberapa dekade belakangan dan ironisnya masih saja mewabah di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Sebagai bangsa dengan penduduk muslim terbesar, kita prihatin, sangat prihatin. Namun, tak sekadar prihatin tentu saja, kita juga punya tanggung jawab untuk membawa Islam ke garis yang semestinya, yakni Islam yang moderat, Islam sang pembawa rahmat.
Karena itu, kita mendukung sepenuhnya langkah pemerintah yang tiada henti mengampanyekan Islam wasathiyah alias Islam moderat. Patut pula kita sambut harapan dan keinginan yang begitu besar dari para ulama berbagai negara agar Indonesia menjadi pelopor sekaligus agen penyebaran Islam moderat.
Apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo di depan lebih dari 100 ulama lintas negara peserta Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama dan Cendekiawan Muslim Dunia tentang Islam Wasathiyah di Istana Bogor, Selasa (1/5), amatlah tepat. Tepat lantaran Presiden menyerukan agar Islam moderat menjadi gerakan yang mendunia.
Makin tepat karena Presiden mengajak para ulama dan cendekiawan muslim bersatu untuk membumikan Islam moderat kepada umat. Persoalan yang mendera umat Islam akibat ulah kelompok garis keras dan radikal memang bukan urusan negara per negara semata. Ia merupakan tanggung jawab seluruh negara berpenduduk muslim, juga dunia secara keseluruhan, agar Islam moderat terus merebak mengikis habis paham radikal dan penghobi kekerasan yang mengatasnamakan Islam.
Islam moderat tentu bukan sebatas konsep, tetapi wajib diimplementasikan di tataran kehidupan. Ia harus menjadi gerakan dengan teladan nyata dari umara, ulama, dan para cendekia bahwa Islam benar-benar mengedepankan tasamuh atau toleransi dan kejemaahan.
Membawa Islam sepenuhnya ke jalur wasathiyah bukanlah upaya yang mudah. Selain pemahaman soal itu harus konsisten disosialisasikan, keadilan wajib hukumnya untuk segera diciptakan. Keadilan ialah benteng kukuh untuk menjaga umat agar tidak salah jalan dalam beragama.
Kita memang tidak ingin Islam mendapat stigma buruk hanya lantaran perilaku sesat sebagian kecil pemeluknya. Namun, ketika hal itu sudah terjadi, inilah kesempatan bagi kita tampil di barisan terdepan untuk meluruskannya.
Inilah peluang Indonesia untuk unjuk diri sebagai negara muslim terbesar yang sukses memadukan moderasi, demokrasi, dan kerja sama global. Inilah momentum bagi kita untuk menampilkan wajah muslim yang sesungguhnya dan mengampanyekan ke seluruh penjuru dunia.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved