Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KESERIUSAN Presiden Joko Widodo untuk menjalankan Program Nasional Agraria atau Prona bagi rakyat tidak perlu dipertanyakan. Bahkan, tidak segan Presiden secara langsung mengancam untuk mencopot Menteri Agraria dan Tata Ruang di hadapan rakyat jika lamban dalam memberikan sertifikat tanah kepada warga.
Presiden menargetkan untuk menerbitkan sertifikat tanah sebanyak 7 juta pada tahun ini. Pada 2019 jumlahnya ditingkatkan lagi menjadi sebesar 9 juta sertifikat. Seluruh bidang tanah di Indonesia diharapkan sudah terdaftar atau besertifikat pada 2025.
Sertifikat tanah merupakan bukti kuat kepemilikan atas lahan. Bagi masyarakat dengan golongan ekonomi lemah hingga menengah, utamanya mereka yang memiliki penghasilan tidak tetap, sertifikasi itu meneguhkan kepemilikan aset mereka.
Demi apa? Agar rakyat punya akses permodalan ke perbankan. Dengan mengantongi sertifikat, rakyat dapat mengagunkannya untuk memperoleh pinjaman modal usaha produktif. Presiden mengingatkan agar rakyat pemegang sertifikat tidak mengagunkan sertifikat mereka untuk keperluan konsumtif.
Tanah yang disertifikasi akan mampu menggerakkan dan memajukan perekonomian masyarakat bawah. Tujuan besarnya ialah pemerataan ekonomi. Pemerintah berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah perekonomian global yang lesu, salah satunya melalui kebijakan redistribusi aset tanah.
Tak hanya itu, sertifikasi tanah juga bisa meminimalkan konflik pertanahan di masyarakat. Itu disebabkan semua tanah yang terdaftar terpetakan dengan rapi. Konflik lahan muncul karena adanya tumpang-tindih kepemilikan atau karena salah satu pihak tidak punya hak atas tanah.
Konflik agraria memang masih menjadi pekerjaan rumah di negara ini. Data yang dikeluarkan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) tercatat terjadi 659 konflik agraria sepanjang 2017, dengan luasan mencapai 520.491,87 hektare.
Angka tersebut meningkat 50% jika dibandingkan dengan di 2016. Bahkan, jika dirata-rata, hampir dua konflik agraria terjadi dalam satu hari di Indonesia selama 2017.
Namun, di tengah upaya keras Presiden itu, muncul suara sumbang dari seorang mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais. Amien mengatakan program sertifikasi tanah rakyat itu merupakan sebuah kebohongan. Amien juga menuding Jokowi membiarkan 74% tanah di Indonesia dikuasai kelompok tertentu.
Bak pepatah buah jatuh tak jauh-jauh dari pohonnya, Hanafi Rais, anak Amien Rais, mengamini bapaknya bahwa 74% tanah dikuasai segelintir orang. Anggota DPR dari PAN itu malah mengatakan angka 74% itu merupakan data Bank Dunia.
Namun, Bank Dunia membantah pernah menerbitkan laporan seperti itu. Lantas, siapa yang ngibul?
Hantaman kritik dengan kecenderungan menyesatkan karena tanpa disertai data valid itu tidak menyurutkan tekad pemerintah. Ia justru menjadi bahan bakar Presiden untuk terus bekerja mengejar target sertifikasi tanah bagi rakyat.
Presiden Jokowi, Senin (26/3), misalnya, membagi-bagikan sertifikat tanah kepada 3.630 kepala keluarga di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Presiden ingin menyampaikan pesan bahwa pembagian sertifikat selama ini bukan pengibulan. Lalu, siapa yang sesungguhnya ngibul?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved