Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MOBILITAS besar-besaran yang tak jarang berujung pada kemacetan, kesemrawutan, hingga berjatuhannya korban akibat kecelakaan merupakan bagian tak terpisahkan dari mudik Lebaran. Pemerintah harus semakin baik mengelolanya. Pemudik pun diharapkan kian cerdas sehingga mudik berlangsung lancar dan aman. Dari tahun ke tahun, sarana dan prasarana penunjang prosesi mudik Lebaran memang kian membaik.
Saking pentingnya tradisi itu bagi sebagian besar rakyat Indonesia di penghujung Ramadan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla memberikan perhatian ekstra. Beragam upaya dan sederet terobosan dilakukan untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan. Untuk memberikan ruang lebih lapang bagi pemudik pengguna kendaraan pribadi atau angkutan umum, misalnya, pemerintah terus tancap gas menambah tol baru.
Tahun lalu, ruas tol dari Merak sudah sampai Brebes Timur, Jawa Tengah. Tahun ini, jalan berbayar itu bertambah 110 kilometer hingga Gringsing untuk difungsionalkan.
Belum lagi ruas-ruas lain bagian dari tol trans-Jawa. Bahkan, sedikitnya dua ruas tol trans-Sumatra juga sudah bisa dilintasi pemudik. Sarana transportasi umum di tiga sektor yakni darat, laut, dan udara pun sudah disiapkan jauh-jauh hari.
Sepertinya tidak ada yang kurang. Sepertinya mudik Lebaran tahun ini akan mulus berjalan. Kita menyambut baik keseriusan pemerintah melayani pemudik. Kita angkat topi dengan kegigihan Jokowi yang tak kenal lelah blusukan untuk memantau kesiapan infrastruktur penunjang mudik Lebaran. Namun, harus kita katakan semua itu belum cukup. Pengalaman tahun lalu membuktikan, meski persiapan begitu matang, aparat terkait ternyata kelabakan ketika ada persoalan di lapangan.
Ketidaksiapan mengurai masalah bahkan mengakibatkan tragedi. Belasan pemudik kehilangan nyawa lantaran kemacetan luar biasa parah beberapa hari di pintu keluar Brebes Timur atau Brexit. Tentu, kita tak ingin horor karena antisipasi yang konyol itu terulang. Tragedi Brexit harus menjadi pelajaran berharga, bagaimana pihak-pihak terkait semestinya bertindak cepat, sigap, dan terkoordinasi ketika muncul masalah berat.
Jangan lagi terlenakan oleh infrastruktur jalan yang kian menunjang. Kesiapan pemerintah juga wajib dibarengi dengan ketegasan. Harus diakui, selama ini kompromi terlalu diobral sehingga angkutan umum yang sebenarnya tak laik jalan leluasa beroperasi. Jangan lagi ada toleransi seperti itu karena nyawa pemudik yang akan dipertaruhkan. Saatnya pemerintah berprinsip zero tolerance terhadap pelanggaran.
Peran pemerintah memang sangat menentukan lancar tidaknya arus mudik Lebaran. Namun, bukan berarti seluruh tanggung jawab kita timpakan di pundak mereka. Para pemudik pun punya peran yang tak kalah menentukan. Agar mudik Lebaran lancar, nyaman, dan aman, pemudik juga harus cerdas. Membayar tiket tol secara elektronik dengan menggunakan e-toll atau e-money ialah contoh kecerdasan itu karena terbukti sangat mujarab untuk mengurangi antrean di pintu tol sekaligus memangkas kemacetan.
Tidak menggunakan sepeda motor untuk pulang kampung, apalagi jika jaraknya sangat jauh, juga bentuk kecerdasan karena ikut meminimalkan kecelakaan. Selama masih ada ketimpangan antara perkotaan dan perdesaan, selama geliat ekonomi masih terpusat di kota-kota besar, ritual mudik akan terus terjadi di negeri ini. Di satu sisi mudik memang merepotkan, tetapi di sisi lain sangat membahagiakan. Biarkan mudik terus menjadi tradisi, yang penting ia harus kita pastikan berlangsung lancar dan aman.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved