Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGSA terjajah ialah bangsa yang tidak mampu membebaskan dirinya dari kebodohan, keterbelakangan, kemiskinan, keterpecahbelahan, dan kehinaan. Berbagai bentuk keterjajahan semacam itu hanya dapat dimerdekakan bila sebuah bangsa dapat membangkitkan secara kolektif semangat nasionalisme, persatuan dan kesatuan, serta kesadaran sebagai sebuah entitas di tengah persaingan dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Konsolidasi yang menyatukan semangat pembebasan semacam itu, menurut catatan sejarah, tidak pernah terwujud selama tiga setengah abad bangsa ini berada dalam kolonialisme hingga sebuah organisasi yang bergerak di bidang sosial yang menjadi cikal bakal gerakan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia terlahir pada 20 Mei 1908.
Itulah sejarah kelahiran Budi Utomo, kelahiran bagi semangat persatuan dan kesatuan di tengah keterpecahbelahan.
Sejak kelahiran Budi Utomo itulah semangat mempersatukan seluruh perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan dari bangsa ini terus tumbuh. Kebangkitan semangat persatuan itu kemudian membuahkan deklarasi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang mengutuhkan semangat bertanah air satu, Indonesia, berbangsa satu, Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Dengan bekal semangat Budi Utomo dan Sumpah Pemuda itulah bangsa ini akhirnya memproklamasikan kemerdekaan pada 1945. Hari ini, 109 tahun kemudian, kita mencermati betapa gejala yang hidup sebelum Budi Utomo lahir, ironisnya, bertumbuh kembali. Ada banyak gejala berbagai perbedaan yang inheren sebagai bagian dari tubuh bangsa ini, seperti suku, agama, ras, dan antargolongan, justru dipertentangkan dan bahkan dijadikan sebagai komoditas untuk kepentingan politik bagi sebagian kalangan.
Gejala itu jelas sangat membahayakan keutuhan bangsa. Itu kita cermati terus tumbuh dan semakin mengkhawatirkan dalam dua tahun terakhir ini. Perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan terus dijadikan bahan oleh beberapa kalangan untuk membangkitkan permusuhan. Polarisasi dan keterbelahan masyarakat pun semakin menggejala. Simak saja iklim yang muncul saat pemilihan kepala daerah DKI Jakarta digelar.
Aksi dukung-mendukung para calon gubernur dan wakil gubernur yang mengobarkan isu SARA dilakukan sejak tahun lalu dan terus berlangsung meskipun perhelatan itu sudah berakhir pada 19 Mei lalu. Fenomena itu tentu sangat memprihatinkan sekaligus mengkhawatirkan. Karena itu, dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional, hari ini, kita melihat nilai-nilai dan semangat Budi Utomo sangatlah relevan untuk kita hidupkan dan kuatkan kembali.
Harus kita hargai jerih payah founding fathers kita selama berabad-abad telah menyatukan keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan menjadi sebuah kekuatan bagi seluruh bangsa. Ikrar dalam Sumpah Pemuda pun dengan gamblang dideklarasikan demi bangsa, tanah air, dan bahasa yang satu dan bukan hanya agama atau ras yang satu. Paralel dengan semangat untuk mengelola pluralitas sebagai kekuatan, kita sepakat dengan pesan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh agar dialog menjadi jalan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia saat bangsa ini menghadapi masalah.
Dengan dialog, seluruh perbedaan dapat kita satukan. Melalui dialog pula, persatuan dan kesatuan dalam pluralitas yang menjadi spirit Budi Utomo pun akan menjadi napas keseharian kita. Kebangkitan Indonesia itu disebabkan keberaganan dan kebersamaan, bukan karena segolongan atau perseorangan. Kebangkitan nasional ialah kita, bukan kami atau aku.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang sejatinya bertugas mengusut dan memberantas korupsi
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga bukan tidak menyadari persoalan ini.
GOOGLE dan Youtube akhirnya tunduk dan manut terhadap aturan main di Indonesia.
JUTAAN siswa berjuang keras tiap tahun untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik demi meraih masa depan.
PENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang kemudian disusul penaikan harga elpiji nonsubsidi, memang tak terhindarkan.
SETELAH penantian panjang, 22 tahun lamanya, akhirnya pekerja rumah tangga (PRT) diakui negara sebagai sebuah profesi.
PERNYATAAN Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang meminta jajarannya tidak sembarangan menetapkan kepala desa sebagai tersangka, patut dicermati secara jernih
DUA hari lagi, tepatnya 22 April 2026, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan melangkahkan kaki dan bertolak meninggalkan asrama haji menuju Tanah Suci
KAMPUS seharusnya menjadi ruang aman, menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar, berpikir kritis, dan membangun karakter.
Kebebasan pers merupakan sebuah wujud kemuliaan yang menjadi nadi dari negara demokrasi.
PRESIDEN Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke daratan Eropa.
PENANGKAPAN Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, membuka tabir yang teramat menyesakkan dada.
Diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan strategis, serta percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan bukan lagi sekadar opsi, melainkan keniscayaan.
PROSPEK perdamaian di Timur Tengah mulai tampak, tetapi seperti fatamorgana. Damai itu terlihat dekat, tapi mudah menguap sebelum benar-benar terwujud.
Kejaksaan tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas langkah yang diambil oleh JPU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved