Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Aplikasi media sosial milik mantan Presiden AS, Donald Trump, secara resmi dirilis di App Store. Mulai hari ini, Senin, (21/2) pemilik perangkat gawai Apple di AS sudah dapat mulai mencoba menggunakan aplikasi tersebut. Dalam beberapa bulan ke depan, ditargetkan aplikasi tersebut sudah akan dapat digunakan oleh pengguna gawai di berbagai negara.
Dilansir dari northweststar.com.au, Senin, (21/2), peluncuran aplikasi tersebut telah direncanakan oleh Trump sejak beberapa bulan belakangan. Pengembangan aplikasi tersebut dilakukan oleh salah satu perusahaan rintisan yang baru dibangun Trump pasca tak lagi terpilih sebagai presiden AS, Trump Media and Technology Group’s (TMTG).
CEO TMTG, Devin Nunes mengumumkan peluncuran aplikasi tersebut lewat beberapa media. Ia mengatakan aplikasi Truth Social akan menghadirkan berbagai fitur menarik dan didiyakini akan digemari banyak orang.
"Minggu ini kami akan memaksimalkan peluncuran di App Store. Kami akan menghadirkan sesuatu yang sangat menarik, kami akan menggaet banyak orang untuk bisa ikut menggunakan platform baru kami," ujar Nunes.
Seperti diketahui, akibat unggahan dan ucapannya di berbagai media sosial yang kerap memicu protes dan kontroversi, Trump diblokir dari beberapa media sosial ternama. Salah satunya ialah Twitter yang secara resmi sudah melarang secara permanen mantan Presiden AS itu untuk memiliki sebuah akun Twitter. Facebook dan YouTube juga beberapa kali memblokir akun Trump dan melakukan penyaringan atas informasi yang disebarkan oleh Trump.
Tak ada laginya kesempatan untuk menyampaikan lewat media sosial secara bebas menjadi alasan utama Trump bersikukuh membuat aplikasi media sosial sendiri. Nama Trump Truth teris ia gaungkan dan modal besar ia alirkan untuk TMTG, diduga mencapai Rp14 triliun.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari warga AS yang telah mengunduh dan mencoba aplikasi Truth Social sejak peluncurannya hari ini, berbagai kendala masih ditemui di aplikasi tersebut. Salah satu masalah yang banyak muncul ialah error ketika akan membuat akun. (AFP/M-4)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved