Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TELESKOP luar angkasa Hubble NASA/ESA menangkap citra memukau dari galaksi spiral yang terletak di rasi bintang Virgo, yang dikenal sebagai NGC 5668. Galaksi ini berada cukup dekat dengan Bumi, berjarak sekitar 90 juta tahun cahaya.
Lokasi yang relatif dekat ini membuat NGC 5668 mudah dijangkau para astronom untuk pengamatan, baik menggunakan teleskop berbasis darat maupun luar angkasa.
Baca juga : Teleskop Hubble Rekam Benturan Tiga Galaksi
Pada pandangan pertama, galaksi ini mungkin terlihat seperti galaksi spiral biasa. Dengan diameter sekitar 90.000 tahun cahaya, ukurannya hampir setara dengan Bima Sakti. Lengan spiralnya yang lebar menampilkan corak awan gas yang tidak beraturan.
Ada sesuatu yang membuat NGC 5668 menonjol dibandingkan galaksi spiral lainnya, termasuk Bima Sakti. NGC 5668 memiliki kecepatan pembentukan bintang yang jauh lebih cepat, sekitar 60% lebih tinggi daripada galaksi kita.
Para astronom menemukan dua faktor utama yang mempercepat laju kelahiran bintang di galaksi ini.
Selain itu, laju pembentukan bintang yang cepat ini juga memicu banyaknya peristiwa supernova di NGC 5668. Para astronom mencatat tiga ledakan supernova di galaksi ini, masing-masing terjadi pada tahun 1952, 1954, dan 2004.
Hubble, dalam pengamatannya kali ini, secara khusus menyoroti lingkungan sekitar SN 2004G, sebuah supernova Tipe II, untuk lebih memahami karakteristik bintang yang mengakhiri hidupnya dengan ledakan supernova jenis ini. (NASA/Z-3)
Astronom berhasil memetakan Supercluster Vela yang selama ini tersembunyi. Memiliki massa 30 kuadriliun matahari, struktur ini jadi salah satu objek terbesar di alam semesta.
Simulasi kosmologis HyperMillennium menjadi yang terbesar di dunia, membantu ilmuwan memahami evolusi alam semesta, materi gelap, dan pembentukan galaksi.
Instrumen DESI berhasil memetakan 47 juta galaksi untuk menyelidiki energi gelap. Temuan awal menunjukkan potensi pergeseran paradigma dalam ilmu kosmologi.
Menggunakan data misi Gaia, ilmuwan menemukan 87 kandidat aliran bintang (stellar streams) baru. Penemuan ini menjadi kunci memetakan materi gelap.
Peneliti menemukan bukti baru ekspansi alam semesta mungkin lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Apakah ini jawaban atas perdebatan panjang para astronom?
Peneliti berhasil memetakan medan magnet galaksi Bima Sakti secara mendalam. Terungkap adanya anomali unik di Lengan Sagitarius yang mengalir berlawanan arah.
NASA mendukung misi European Space Agency ExoMars. Rover Rosalind Franklin ditargetkan meluncur 2028 untuk mencari jejak kehidupan di Mars.
NASA mempercepat ambisi ke Bulan lewat proyek MoonFall. Empat drone "hopper" akan dikirim untuk memetakan Kutub Selatan Bulan sebelum pendaratan astronot 2028.
Keempat astronot yang terdiri dari Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen.
Rover Curiosity NASA menemukan molekul organik kompleks di Kawah Gale, Mars. Temuan ini memperkuat kemungkinan adanya bahan penyusun kehidupan di masa lalu.
Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan aman, sekaligus jadi peluang langka untuk penelitian kosmik.
NASA telah resmi mengumumkan penugasan empat kru dari tiga agen antariksa berbeda untuk menjalankan misi SpaceX Crew-13.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved