Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ASTRONAUT NASA Butch Wilmore telah melaporkan "suara aneh" yang berasal dari kapsul antariksa Boeing Starliner yang rusak. Masalah-masalah tersebut telah membuat dia dan rekannya Suni Williams terjebak di orbit selama enam bulan lebih lama dari yang mereka perkirakan, saat mereka lepas landas dari Bumi pada Juni.
Wilmore menghubungi pusat kontrol misi di Houston melalui radio, Sabtu, untuk melaporkan suara berdenyut dari pengeras suara di dalam kapsul. "Saya punya pertanyaan tentang Starliner," kata Wilmore. "Ada suara aneh yang keluar dari pengeras suara... Saya tidak tahu apa penyebabnya."
Hal itu memicu pencarian penyebab suara tersebut di pesawat antariksa yang telah dirundung kebocoran helium dan masalah propulsi. Saat ini pesawat itu akan kembali dengan autopilot ke titik pendaratan di New Mexico, tanpa Wilmore dan Williams, pada 6 September setelah NASA memutuskan terlalu berisiko bagi astronot untuk terbang di sana.
Baca juga : Nasib 2 Astronaut NASA Tidak Jelas akibat Masalah dengan Boeing, Kapan Bisa Pulang?
Keduanya dijadwalkan kembali ke Bumi dalam kapsul yang dibangun pesaing Boeing, Space X, pada Februari. Untuk menurunkan Wilmore dan Williams, dua astronaut NASA yang akan bergabung dengan stasiun luar angkasa internasional akan ditinggalkan dari misi akhir bulan ini.
Sumber suara berdenyut yang berasal dari pesawat ruang angkasa Boeing belum terlacak. Wilmore meminta pengendali penerbangan Houston untuk melihat apakah mereka dapat mendengarkan tetapi akhirnya Wilmore, yang tampaknya mengambang di Starliner, harus menempelkan mikrofonnya ke pengeras suara.
"Baiklah Butch, yang itu berhasil," pengendali misi menghubungi Wilmore lewat radio. "Itu seperti suara berdenyut, hampir seperti ping sonar." Wilmore membalas lewat radio: "Saya akan membiarkan kalian semua menggaruk-garuk kepala dan melihat apakah kalian dapat mengetahui apa yang terjadi ... Hubungi kami jika kalian mengetahuinya."
Suara aneh itu direkam dan dibagikan oleh seorang ahli meteorologi yang berbasis di Michigan bernama Rob Dale dan pertama kali dilaporkan oleh Ars Technica. Menurut outlet tersebut, keanehan audio di pesawat ruang angkasa bukanlah hal yang aneh. Pada tahun 2003, astronot Tiongkok Yang Liwei mengatakan dia mendengar sesuatu yang terdengar seperti ember besi yang dipukul dengan palu kayu. (The Guardian/Z-3)
NASA mendukung misi European Space Agency ExoMars. Rover Rosalind Franklin ditargetkan meluncur 2028 untuk mencari jejak kehidupan di Mars.
NASA mempercepat ambisi ke Bulan lewat proyek MoonFall. Empat drone "hopper" akan dikirim untuk memetakan Kutub Selatan Bulan sebelum pendaratan astronot 2028.
Keempat astronot yang terdiri dari Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen.
Rover Curiosity NASA menemukan molekul organik kompleks di Kawah Gale, Mars. Temuan ini memperkuat kemungkinan adanya bahan penyusun kehidupan di masa lalu.
Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan aman, sekaligus jadi peluang langka untuk penelitian kosmik.
NASA telah resmi mengumumkan penugasan empat kru dari tiga agen antariksa berbeda untuk menjalankan misi SpaceX Crew-13.
Ilmuwan Tiongkok identifikasi dua mineral langka, magnesiochangesite-(Y) dan changesite-(Ce), dari sampel Bulan misi Chang’e-5. Simak dampaknya bagi sains.
Astronom temukan bukti adanya bulan baru di Uranus melalui pengamatan cincin biru dan merah yang misterius.
Penemuan langka misi JUICE ungkap aktivitas luar biasa komet antarbintang 3I/ATLAS. Komet ini menyemburkan air dan gas purba dari sistem bintang lain.
NASA resmi mengumumkan rencana ambisius untuk melakukan setidaknya satu kali pendaratan di Bulan setiap tahun, yang akan dimulai pada 2027.
Para astronom berhasil mengidentifikasi jalan pintas potensial untuk menemukan eksoplanet dengan memanfaatkan sinyal unik dari bintang yang memiliki aktivitas magnetik rendah.
Astronom berhasil mengungkap pemicu ledakan dahsyat di Matahari melalui misi Solar Orbiter. Ternyata, solar flare dipicu oleh rangkaian gangguan magnetik kecil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved