Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 10 juta orang telah mendaftar ke aplikasi percakapan Threads, saingan Meta untuk Twitter, dalam beberapa jam pertama peluncurannya, kata CEO Meta Mark Zuckerberg, Kamis (6/7).
Aplikasi ini ditayangkan di toko aplikasi Apple dan Android di 100 negara pada pukul 2300 GMT pada hari Rabu, dan akan berjalan tanpa iklan untuk saat ini, tetapi peluncurannya di Eropa telah ditunda karena masalah privasi data.
Threads adalah penantang terbesar bagi Twitter milik Elon Musk, yang telah melihat serangkaian pesaing potensial muncul tetapi belum menggantikan salah satu platform media sosial terbesar di dunia, terlepas dari perjuangannya.
Baca juga : Empat Jam Rilis, Aplikasi Threads Dibanjiri Lima Juta Pendaftar
"10 juta pendaftar dalam tujuh jam," tulis Zuckerberg di akun Threads resminya, Kamis.
Akun sudah aktif untuk selebriti seperti Jennifer Lopez, Shakira dan Hugh Jackman, serta media termasuk The Washington Post dan The Economist.
Baca juga: Hari Ini Meta Luncurkan Threads untuk Saingi Twitter. Apa Kelebihannya?
Zuckerberg juga menawarkan tembakan ke arah Musk -- pasangan ini dikenal sebagai rival sengit, dan telah menawarkan untuk bergulat dalam pertarungan kandang.
Dalam tweet pertamanya dalam lebih dari satu dekade, Zuckerberg memposting Spiderman yang menunjuk ke meme Spiderman dengan referensi yang jelas tentang kesamaan antara Utas.
Di Threads, dia menulis: "Ini akan memakan waktu, tapi saya pikir harus ada aplikasi percakapan publik dengan 1 miliar+ orang di dalamnya. Twitter memiliki kesempatan untuk melakukan ini tetapi belum berhasil. Mudah-mudahan kita akan melakukannya. "
Twitter mengatakan memiliki lebih dari 200 juta pengguna setiap hari.
Threads diperkenalkan sebagai spin-off yang jelas dari Instagram, yang menawarkan pemirsa bawaan lebih dari dua miliar pengguna, tidak termasuk yang baru platform tantangan untuk memulai dari awal.
Kepala Instagram Adam Mosseri memberi tahu pengguna bahwa Threads dimaksudkan untuk membangun "platform percakapan yang terbuka dan ramah."
"Hal terbaik yang dapat Anda lakukan jika Anda menginginkannya juga adalah bersikap baik," katanya. (AFP/Z-4)
PERUSAHAAN teknologi Meta menyesuaikan persyaratan usia pengguna untuk layanan Facebook, Instagram, dan Threads di Indonesia dikutip dari laman resmi Meta, Jumat (10/4).
Meta menunjukkan komitmennya untuk mematuhi regulasi Indonesia, membatasi akses anak di platform sosial besar mulai April 2026.
Kemkomdigi memberi tenggat tiga hari kepada Meta dan Google untuk melengkapi dokumen usai pemeriksaan dugaan pelanggaran PP Tunas dan aturan turunannya.
Kemkomdigi layangkan panggilan kedua untuk Meta dan Google terkait perlindungan anak (PP Tunas). Sanksi pemutusan akses mengancam jika raksasa teknologi ini mangkir.
Pemerintah panggil Meta dan Google karena melanggar aturan perlindungan anak. Sanksi administratif hingga pemblokiran akses siap diberlakukan.
Dengan dukungan teknologi, proses perancangan dan pembangunan dapat dilakukan lebih efektif, efisien, serta tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Instagram merilis fitur terbaru di 2026 yang fokus pada integrasi AI canggih dan pengalaman AR. Simak daftar fitur unggulannya di sini.
Instagram secara resmi memperkenalkan kemampuan bagi pengguna untuk menyunting komentar yang telah dipublikasikan.
Juri California menyatakan Meta dan YouTube bersalah atas kecanduan media sosial pada seorang perempuan muda.
Juri Los Angeles memenangkan gugatan wanita muda atas kecanduan media sosial. Meta dan Google dianggap sengaja membangun platform yang merusak mental anak.
Instagram resmi hapus enkripsi end-to-end (E2EE) mulai 8 Mei 2026. Simak alasan Meta, dampak privasi, dan cara amankan data chat Anda sebelum dihapus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved