Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Garuda menyebut, jumlah penumpang hingga September ini sebanyak 2,3 juta pax atau hingga akhir tahun diproyeksikan sebanyak 3,3 juta. Angka ini turun 17% dari jumlah pax di 2019
PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. lebih memilih berfokus pada restrukturisasi dan pemulihan kinerja ketimbang berpolemik.
Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra berkeyakinan penutupan rute tersebut karena tidak membawa keuntungan bagi maskapai akibat sepi penumpang.
Pada awal 2020, Garuda sudah mengajukan sebesar RP8,5 triliun dari PEN, namun baru cair Rp1 triliun. Maskapai nasional tersebut memiliki utang sebesar US$9,8 miliar atau sekitar Rp139 triliun.
Pihaknya masih membuka rute internasional ke Tiongkok, Australia untuk penerbangan kargo karena dinilai menguntungkan perusahaan.
Pembentukan panja tersebut dianggap penting dalam mengawasi penyelesaian utang Garuda terhadap kreditur, yang mana utang paling banyak itu dari lessor atau penyewa pesawat.
"Kalau satu atau dua tahun masa recovery pandemi, kita ajukan BPH, kita bayar kalau kita pakai (pesawat)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra
Angka tersebut bahkan mengalahkan ekuitas negatif PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang mencapai Rp38,4 triliun per Desember 2020.
publik sejauh ini telah mengetahui perihal opsi pailit yang ditawarkan Kementerian BUMN, selaku pemegang saham mayoritas Garuda Indonesia.
Kerja sama yang diharapkan dapat berlaku efektif mulai 2 Januari 2022 tersebut diharapkan membawa kemudahan bagi penumpang Garuda Indonesia.
Penerbangan nasional Garuda Indonesia yang memiliki utang hingga Rp100 triliun direncakan digantikan dengan Pelita Air Service (PAS) milik Pertamina.
Selain itu, Mitra menambahkan, harga sewa di pasar akan menurun di antaranya seiring bertambahnya usia pesawat, kondisi pasar, dan kondisi teknis pesawat tersebut.
Garuda Indonesia butuh upaya restrukturisasi yang radikal terkait negosiasi dengan lessor dan kreditur
"Garuda ada 400-800 kreditur, negosiasi dengan mereka masing-masing tidak lah ideal dan sangat berisiko gagal. Lebih baik kalau ada yang pengajuan PKPU, diterima saja oleh pengadilan,"
Masalah finansial perusahaan pelat merah itu didominasi dari utang lessor atau penyewa pesawat. Bahkan, kasus dugaan korupsi di badan maskapai itu diungkit oleh Erick.
Pelanggan Garuda tetap bisa menjelajahi rute internasional melalui maskapai Emirates.
Pada tahun lalu, Garuda mengalami kerugian sebesar US$2,5 miliar atau Rp36,2 triliun akibat pandemi covid-19.
Dia mengaku, BUMN bersama Garuda tengah fokus mencari solusi melalui restrukturisasi dan negosiasi dengan kreditur dan lessor atau penyewa pesawat,
Ada dua permasalahan besar yang dialami pada bisnis Garuda Indonesia, yaitu dampak dari pandemi covid-19 dan dampak dari beban utang yang timbul karena salah kelola di masa lalu.
Jika permasalahan di PT Garuda Indonesia tidak ditangani dengan solusi yang tepat maka negara terancam kehilangan warisan terpenting dari pendiri bangsa.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved