Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons santai pernyataan Saiful Mujani perihal menggulingkan Prabowo Subianto dari kursi kepresidenan. Ia mengaku belum mengetahui hal tersebut.
"Saya masih banyak sekali kerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Itu kira-kira," kata Teddy kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4).
Dia menambahkan, dirinya juga tak mengetahui apakah Presiden Prabowo Subianto mengetahui hal tersebut atau tidak. Hal yang pasti, imbuh Teddy, Prabowo tengah disibukkan oleh berbagai urusan besar dan penting lainnya.
"Apalagi Bapak Presiden, Bapak Presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," tutur Teddy.
Diketahui, Mujani yang merupakan pendiri Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) itu menyatakan bahwa Prabowo tak bisa diberikan masukan atau kritik. Dia menilai, Prabowo hanya bisa dijatuhkan oleh rakyat.
"Kalau menasihati Prabowo nggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo, tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini," kata Mujani dalam kegiatan halal bihalal pengamat bertajuk Sebelum Pengamat Ditertibkan.
"Menurut saya alternatifnya bukan pada prosedur yang formal impeachment seperti itu. Itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo? Hanya itu," tutur Mujani.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gelora yang juga Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah berharap agar masyarakat tidak membuka ruang terhadap tindakan inkonstitusional.
"Kita menyarankan, berbicara dalam konsep demokrasi konstitusional, jangan kasih izin dan ruang kepada tindakan inkonstitusional. Sebab itu nanti berbahaya, jenis tindakan inkonstitusional itu banyak," tuturnya kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Senin (6/4). (E-3)
Desakan agar aparat penegak hukum mengusut pernyataan akademisi Saiful Mujani kian menguat setelah beredarnya potongan video yang memicu polemik terkait dugaan makar.
Puluhan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Perhimpunan Ojek Online (O2) Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia, Haris Pertama, menyoroti munculnya sejumlah gerakan yang mendorong pemakzulan Presiden Prabowo Subianto.
Merah Putih Stratejik Indonesia (MPSI) melaporkan Saiful Mujani atas dugaan ajakan untuk menjatuhkan Presiden di luar mekanisme konstitusional kepada aparat penegak hukum.
Waketum PAN Saleh Daulay mendukung pelaporan Saiful Mujani terkait dugaan ajakan menggulingkan pemerintah. Ia menegaskan penegakan hukum harus berlaku adil bagi siapa saja.
Polda Metro Jaya menerima laporan terhadap Saiful Mujani atas dugaan penghasutan untuk menggulingkan pemerintah. Laporan ini mengacu pada Pasal 246 UU Nomor 1/2023.
Seskab Teddy Indra Wijaya memastikan pemerintah tidak akan menarik pasukan TNI dari misi UNIFIL di Libanon meski tengah dilakukan evaluasi pasca-gugurnya tiga prajurit.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio (Hensa) menilai ada perubahan positif dalam cara Istana Kepresidenan berkomunikasi dengan publik.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan terkait wacana pemotongan gaji menteri Kabinet Merah Putih.
Melalui program itu, pelajar tidak hanya diajak berkunjung, tetapi juga dikenalkan langsung pada proses kenegaraan.
Teddy Indra Wijaya dinilai sebagai perwira muda dengan kepemimpinan menjanjikan. Hendropriyono menyoroti integritas, kerendahan hati, dan kapasitasnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved