Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) secara tegas membantah klaim Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (FAR), yang mengaku tidak memahami aturan hukum terkait tindak pidana korupsi. Fadia sebelumnya berdalih bahwa latar belakangnya sebagai penyanyi dangdut membuatnya minim pengetahuan mengenai seluk-beluk regulasi pemerintahan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa alasan tersebut tidak dapat diterima. Menurutnya, rekam jejak politik Fadia di pemerintahan sudah cukup panjang untuk memahami tata kelola negara yang bersih.
“Tentunya sebagai kepala daerah, apalagi Ibu FAR ini kan sudah dua periode, kemudian sebelumnya juga sudah menjabat sebagai Wakil Bupati, ya semestinya sebagai seorang kepala daerah harus memahami ya bagaimana pengelolaan pemerintahan daerah,” ujar Budi di Jakarta, Minggu (8/3/2026).
Alih-alih menjadi garda terdepan dalam pemberantasan rasuah di wilayahnya, KPK justru menemukan fakta bahwa Fadia merupakan aktor intelektual dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing di Kabupaten Pekalongan.
Budi menekankan bahwa seorang kepala daerah memikul tanggung jawab besar untuk menciptakan good governance dan memberikan pelayanan publik yang prima, bukan justru menjerumuskan daerahnya ke dalam praktik korupsi.
“Harus bisa menciptakan good governance, harus juga bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakatnya, ya sehingga ini suatu kewajiban seorang kepala daerah punya kompetensi, punya visi misi yang jelas untuk membangun daerahnya,” tambah Budi.
Penyidikan KPK mengungkap modus operandi yang melibatkan penyalahgunaan wewenang secara sistematis. Fadia dinilai telah memperdagangkan pengaruhnya (trading in influence) sebagai bupati demi mengamankan proyek-proyek strategis di Pekalongan.
Ironisnya, praktik lancung ini tidak dilakukan sendiri. KPK menemukan adanya keterlibatan pihak keluarga hingga orang kepercayaan bupati untuk mengintervensi Satuan Kerja (Satker) maupun perangkat daerah lainnya.
“Terjadi benturan kepentingan bahkan ada upaya-upaya intervensi melalui pihak-pihak terkait baik keluarga maupun orang kepercayaan ya mengharuskan para satker ya atau perangkat daerah ini untuk memenangkan perusahaannya,” ungkap Budi menutup keterangannya.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para pejabat publik bahwa latar belakang profesi di masa lalu tidak bisa dijadikan tameng hukum atas tindakan korupsi yang dilakukan saat menjabat. (Z-2)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan Stadion Barombong jika ditemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.
MK menjelaskan bahwa tidak semua jabatan publik bisa diperlakukan sama. Jabatan yang diperoleh melalui pemilihan umum, seperti presiden atau anggota DPR.
Bantuan keuangan partai politik dari negara (Banpol) saat ini masih sangat minim, bahkan tidak mencapai dua persen dari total kebutuhan partai.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved