Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berseru kepada aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tidak lagi mengintimidasi rakyat. Seruan itu disampaikannya dalam kampanye akbar Ganjar-Mahfud di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu (3/2).
"Hei polisi, jangan lagi intimidasi rakyatku. Hei tentara, jangan lagi intimidasi rakyatku. PDI Perjuangan adalah partai sah di republik ini," ujar Megawati, Sabtu (3/2).
Dia menegaskan, PDIP adalah partai politik yang sah dan berhak untuk mengikuti pemilu. Pemilu pun merupakan hak rakyat, sehingga tidak boleh ada intimidasi apapun dari aparat.
Baca juga : Megawati Sentil Jokowi
"Sebagai partai yang sah, artinya diizinkan untuk mengikuti yang namanya pemilu. Pemilihan umum langsung adalah hak rakyat, bukan kepunyaan kalian, ingat!" imbuhnya.
Megawati mengaku sudah tidak bersabar lagi melihat intimidasi yang dilakukan aparat di republik ini. Rakyat seharusnya diberi kebebasan, berhak untuk menentukan pilihannya dan dijamin hukum.
Saat ini, kata dia, kekuasaan telah dimanfaatkan untuk mengintimidasi rakyat. Tidak heran bila banyak gerakan dari rakyat untuk mengawal pemilu kali ini.
Baca juga : Fraksi Gerindra Beri Sinyal Tolak Pembentukan Panja Netralitas Polri
"Saya enggak bisa melihat bahwa yang namanya kekuasaan itu dipergunakan untuk mengintimidasi yang sama-sama rakyat Indonesia. Yang mempunyai hak yang sama dalam hukum konstitusi kita yang dibuat oleh para pendiri dan pejuang kita," ucapnya.
Megawati pun meminta rakyat untuk tidak takut akan intimidasi yang dilakukan aparat. Aparat hukum seyogyanya melindungi rakyat, bukan justru memecah belah rakyat hanya untuk kepentingan politik dan kekuasaan.
"Siapapun orangnya, kalau merasa sebagai warga negara Indonesia, maka sebenarnya kita tidak boleh dipecah-pecah hanya karena berkeinginan untuk melanggengkan kekuasaan," tegas Megawati.
Baca juga : Gelar Rapat Konsolidasi, Megawati Kumpulkan Ketum Parpol Pendukung Ganjar
Megawati menambahkan bahwa pihak yang melakukan intimidasi adalah pihak yang takut kalah dalam pemilu. Untuk itu rakyat tidak boleh takut untuk mengawal pemilu yang jujur dan adil.
Baca juga : Megawati Cerita Suasana Jelang Pemilu seperti Suasana Dansa, Jokowi Bingung
Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez mendesak polisi mengusut tuntas dugaan kekerasan terhadap 103 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Politikus PDIP, Mohamad Guntur Romli, meminta KPK fokus membenahi IPK yang anjlok jangan malah mengusulkan pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
POLITIKUS Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Mohamad Guntur Romli, tidak setuju dengan KPK yang terkesan cawe-cawe dengan urusan internal partai politik.
Kader PDIP Guntur Romli mengkritik KPK yang mendorong pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik maksimal dua periode.
PDI Perjuangan (PDIP) resmi menetapkan Syaifudin Zuhri sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya. Penetapan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan pasca wafatnya almarhum Adi Sutarwiyono.
Hasto menekankan bahwa pemilu merupakan mekanisme lima tahunan yang harus dipersiapkan secara matang.
Target utama partai ini adalah mengulang kemenangan besar yang pernah diraih di Bandung
Temuan BPK soal lemahnya cadangan BBM dan LPG memicu respons DPR. Legislator PDIP mendesak pemerintah segera bertindak demi ketahanan energi nasional.
Megawati memberikan perhatian khusus agar kesejahteraan hewan tidak menjadi korban dari sengketa manajemen.
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved