Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA juru bicara (jubir) pasangan capres-cawapres diminta memaparkan komitmen calon presidennya mengenai kebijakan pertahanan dan luar negeri di depan para mahasiswa.
Dalam gelaran Dialog Mahasiswa dan Jubir Muda Capres RI 2024 'Masa Depan Pertahanan, Keamanan dan Hubungan Luar Negeri Indonesia' di Universitas Indonesia tersebut, para jubir milenial menjelaskan cara Indonesia menghadapi peluang dan tantangan dalam bidang pertahanan dan luar negeri.
Jubir Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), M Kholid pada kesempatan itu menyebutkan hal terpenting dari diplomasi politik luar negeri adalah Presiden. Pihaknya menempatkan Presiden sebagai panglima diplomasi.
Baca juga : Mahasiswa dan Milenial Malang Konvoi Becak Deklarasi Ganjar Presiden 2024
"Jadi yang paling penting dalam diplomasi politik luar negeri itu adalah aktornya yaitu presiden. Maka yang paling utama dan yang menjadi pembeda dari AMIN adalah menempatkan presiden sebagai panglima diplomasi," katanya dalam keterangan pers yang dikeluarkan Departemen Hubungan Internasional UI, Selasa (9/1).
Sebagai panglima diplomasi, tambahnya, presiden dapat melakukan agenda-setting dalam berbagai isu global. Kholid juga menyatakan Indonesia harus melakukan diplomasi yang tidak hanya pragmatis, namun juga berbasis nilai. Diplomasi Indonesia juga dapat dikerahkan melalui banyak jalur, tidak hanya berfokus kepada beberapa jalur utama saja.
“Jalur diplomasi yang dapat dikembangkan lebih baik adalah jalur melalui diaspora,” jelasnya.
Baca juga : Mahasiswa Universitas Indonesia Bunuh Juniornya Dituntut Hukuman Mati
Sementara itu, Jubir TKN Prabowo-Gibran, Hamdan Hamedan, menyebutkan, Indonesia sebaiknya menjalin hubungan baik dengan negara-negara sahabat dan mempertahankan kedaulatan serta ketahanan nasional.
“Salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan berikut yakni melalui penguatan pertahanan dan keamanan” ujarnya.
Hamdan menambahkan pentingnya membangun sumber daya manusia dan posisi pemuda yang penting, tidak terbatas sebagai pemimpin masa depan, namun juga pemimpin saat ini.
Baca juga : Kemenaker Puji Mahasiswa Gelar Days of Law Career
“Sehingga Indonesia harus memiliki ambisi untuk dapat merencanakan strategi dan menyiapkan diri untuk sistem internasional yang dinamis,” jelasnya.
Di sisi lain, Christian Guntur Lebang dari TPN Ganjar-Mahfud menjelaskan orientasi Indonesia dalam berbagai dinamika global, seperti pertahanan, keamanan, dan politik luar negeri.
Dalam politik luar negeri, terdapat isu-isu seperti Kerja Sama Selatan-Selatan, penempatan duta besar khusus siber, redefinisi bebas aktif, dan dekolonisasi untuk memastikan Palestina merdeka.
Baca juga : Mahasiswa UI asal Jepang dan Korsel Beri Motivasi Anak-Anak Bukit Duri
“Hal tersebut perlu dilakukan sembari mendefinisikan kembali politik bebas-aktif” tegas Guntur.
Terkait pertahanan, Guntur menjelaskan strategi untuk melakukan redeployment dari instansi-instansi pertahanan Indonesia.
“Salah satunya adalah dengan membentuk divisi khusus siber di dalam kepolisian,” ujarnya.
Acara itu turut menghadirkan tiga perwakilan mahasiswa sebagai penanggap dari paparan yang diberikan oleh masing-masing jubir. Ketiga perwakilan mahasiswa tersebut adalah Stephanie Lidya Nashirah Suprapto (Mahasiswa S1 Hubungan Internasional, Universitas Indonesia), Rachel Kumendong (Mahasiswa S2 Hubungan Internasional, Universitas Indonesia), dan I Gusti Agung Rama Raditya (Koordinator Bidang Sosial dan Politik, BEM FISIP UI). (Z-5)
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Milenial dan Gen Z Indonesia beralih ke multi-income stream dan pengelolaan uang real-time di tengah tekanan ekonomi. Simak perbandingan datanya di sini.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan parameter kesuksesan tradisional seperti kepemilikan rumah atau tabungan jangka panjang, menuju pengelolaan keuangan yang personal dan berbasis nilai.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Dalam situasi global hari ini, justru aktivitas diplomasi menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga posisi Indonesia.
KBRI Warsawa gelar forum bisnis di Krakow dan Łódź untuk dorong investasi, perdagangan, dan kerja sama tenaga kerja Indonesia-Polandia jelang IEU-CEPA 2027.
Iran bantah keras klaim Donald Trump soal penyerahan stok uranium. Teheran tegaskan material nuklir tetap di dalam negeri dan berlakukan biaya lintas di Selat Hormuz.
KOMISI I DPR RI mendorong pemerintah mengambil langkah diplomasi tegas atas gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Libanon. Insiden yang melibatkan tank Israel hasil investigasi PBB
Pemerintah tidak bisa bersikap pasif dalam merespons insiden tersebut, mengingat pasukan penjaga perdamaian berada di bawah perlindungan hukum internasional.
Menlu Turki Hakan Fidan sebut Israel hambatan terbesar damai di Timur Tengah. Israel dinilai manfaatkan politik AS untuk agenda strategis dan perpanjang instabilitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved