Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA calon presiden (capres) dan wakilnya (cawapres) diharap mempertimbangkan penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya Lembaga antirasuah ini masih menjadi harapan masyarakat untuk membersihkan Indonesia dari praktik korupsi.
"Harapan kami rakyat bisa lebih mengetahui seperti apa sikap para calon pemimpin indonesia terhadap pemberantasan korupsi, terhadap undang-undang KPK, terhadap KPK secara lembaga, dan terhadap para pegawai KPK," kata Ketua IM57+ Institute M Praswad Nugraha melalui keterangan tertulis, Senin (11/12).
Penguatan KPK diharap bukan cuma janji politik. IM57+ Institute meminta para kandidat tidak menyontoh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2014 dan 2019.
Baca juga: KPK Tantang Mahfud Buktikan Klaim OTT Tanpa Bukti
"Jangan sampai lagi terulang saat kita mendengar janji-janji manis Presiden Jokowi untuk menguatkan KPK pada saat yang bersangkutan mengikuti kontestasi Pilpres 2014 dan 2019, akan menambah anggaran KPK, akan menambah 1000 penyidik KPK, akan menguatkan KPK dan lain-lain," ucap Praswad.
Praswad menilai Jokowi sama sekali tidak menguatkan KPK. Buktinya, lembaga itu kini sudah di titik nadir. "Namun kenyataannya, undang-undang KPK direvisi, KPK dimasukkan kedalam ranah eksekutif, Independensi KPK dibunuh, dan dimasukkan orang-orang yang tidak berintegritas kedalam tubuh KPK, bahkan menjadi ketua KPK," ujar Praswad.
Baca juga: YLBHI Sebut Tingkat Korupsi di Pemerintahan Jokowi sangat Masif
KPK dinilai berada di puncak keterpurukan di era Jokowi. Tapi, kata Praswad, Kepala Negara tidak mau dibebani dengan masalah tersebut. "Hari ini ketika KPK terpuruk, KPI Indonesia jatuh di angka terendah, dan Ketua KPK terjerat kasus korupsi, semua pihak seolah cuci tangan dan saling tunjuk kesalahan, seolah-olah seluruh rakyat tidak tahu bahwa semua pelemahan KPK ini terjadi pada era Presiden Jokowi," kata Praswad.
Karenanya, para calon presiden dan wakilnya diharap kembali membenahi KPK. Tapi, penguatan diminta tidak menyontoh Jokowi.
IM57+ Institute siap membantu jika mau menguatkan KPK. Mereka bahkan mengeklaim memiliki blue print rancangan untuk memperbaiki Lembaga Antirasuah.
"IM57 Institute sudah menyiapkan Blue Print pemberantasan korupsi di Indonesia untuk nantinya akan kami serahkan kepada seluruh kandidat Presiden, jadi tidak ada alasan lagi bagi mereka ketika telah menjabat sebagai Presiden kemudian menjawab tidak tahu mau dibawa kemana arah pemberantasan korupsi di Indonesia," tutur Praswad. (Z-3)
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan Stadion Barombong jika ditemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.
MK menjelaskan bahwa tidak semua jabatan publik bisa diperlakukan sama. Jabatan yang diperoleh melalui pemilihan umum, seperti presiden atau anggota DPR.
Bantuan keuangan partai politik dari negara (Banpol) saat ini masih sangat minim, bahkan tidak mencapai dua persen dari total kebutuhan partai.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved