Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM kembali memakan korban. Pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma mengklaim berhasil menembak mati satu anggota TNI dan melukai empat anggota TNI lainnya di Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin.
“Penembakan anggota TNI ini dilakukan pasukan di bawah pimpinan Anis Baye,” kata Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom dalam keterangannya, Selasa (22/8).
Sebby menjelaskan, aksi tembak menembak terhadap 5 anggota TNI tersebut dilakukan pada pukul 16.00 di Pos Baru, jalan pengungsi Yahukimo. “Dari pasukan TPNPB tidak ada yang jadi korban,” kata Sebby sambil menunjukkan gambar korban penembakan.
Baca juga: Ahmad Sahroni Kecam Aksi KKB Tewaskan Tiga Warga Sipil
Menurut Sebby, aksi penembakan ini merupakan yang kesekian kali dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan catatan, pasukan TPNPB Kodap III di bawah pimpinan Egianus Kogeya melakukan pembunuhan pada 16 Agustus 2023 di Nduga. Selain itu, Pasukan TPNPB di bawah pimpinan Undius Kogeya melakukan penembakan di Intan Jaya sepanjang 14-17 Agustus 2023.
Dalam kesempatan terpisah Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengakui adanya penembakan tersebut. Korban penembakan bernama Pratu Agung Pramudi Laksono dan meninggal saat hendak dibawa ke rumah sakit. "Korban dilaporkan meninggal dalam perjalanan ke RSUD Dekai,” jelasnya.
Baca juga: Anies Sebut Perlu Penegakan Keadilan untuk Hentikan Konflik Bersenjata di Papua
Sebelumnya, Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Tommy Yudistyo menegaskan tidak ada warga di Dekai yang mengungsi usai kontak tembak antara KKB dengan anggota Satgas Pamtas Mobile Yon 7 Marinir TNI-AL yang menewaskan Pratu Agung Pramudi Laksono, 27.
"Masyarakat diminta tenang, patroli gabungan digalakkan demi memberikan rasa aman, " kata Letkol Inf Tommy, Senin (21/8) malam.
Baku tembak antara anggota Satgas Yonif 7/Marinir dengan KKB terjadi Senin (21/8) sekitar pukul 11.10 WIT. Diduga penyebab kontak tembak karena KKB Kodap XVI Yahukimo tidak senang
dengan adanya pembangunan Pos Satgas TNI-Polri di wilayah Kabupaten Yahukimo. (Ant/Z-3)
Kapolri perintahkan pengejaran pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Papua Selatan. Identitas pelaku disebut sudah dikantongi.
Berikut identitas pilot, kopilot dan 13 penumpang pesawat Smart Air PK-SNR yang ditembak KKB saat mendarat di Karowai, Boven Digoel, Papua Selatan.
Pesawat Smart Air ditembak KKB saat mendarat di Karowai, Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot dilaporkan tewas, sementara kondisi 13 penumpang masih belum dipastikan.
Polri menerjunkan tim ke Boven Digoel, Papua Selatan, untuk menyelidiki penembakan pesawat Smart Air PK-SNR. Operasi Damai Cartenz 2026 dikerahkan ke lokasi.
Pesawat Smart Air PKS-NR ditembak saat mendarat di Bandara Koroway, Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot dilaporkan tewas akibat serangan yang diduga dilakukan KKB.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Yahukimo, Papua, Papua Pegunungan. Kunjungan itu dijadwalkan Rabu (14/1) atas alasan keamanan
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved