Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Amanat Nasional (PAN) selalu mengkonsolidasi dua organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. PAN memandang peran kedua ormas sangat besar dan dapat memperkuat persatuan bangsa.
“Konsolidasi-konsolidasi keumatan inilah yang akan menjadi faktor penguat pemersatu bangsa,” kata Calon Anggota Legislatif DPR RI PAN Dapil Jatim II, Gus Abdul Qodir, dalam keterangan tertulisnya , Jumat (18/8).
Upaya PAN mengkonsolidasi kedua ormas tersebut terlihat dari banyaknya kader yang berasal dari PAN dan Muhammadiyah. Menurutnya, hal tersebut sangat penting agar dapat memperjuangkan berbagai kemaslahatan umat Islam dan masyarakat secara luas.
Baca juga: Dikenal Jenderal Hijau, Prabowo Disebut Jadi Capres Pilihan Nahdliyin
“Harapan kita semua partai amanat nasional mengawal aspirasi rakyat betul-betul mengawal aspirasi dari umat Islam,” kata Gus Qodir.
Dia menyebut, berhasilnya PAN merangkul NU dan Muhammadiyah merupakan buah dari kerja keras Zulkifli Hasan atau Zulhas sebagai Ketua Umum. Menurutnya, Zulhas rutin bersilaturahmi ke berbagai daerah untuk mendekatkan diri dengan simpul-simpul pesantren.
Baca juga: Ganjar-Yenny Wahid Miliki Basis Suara Perpaduan PDIP, NU, dan Gusdurian
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika kader PAN saat ini sudah mulai banyak yang berasal dari NU. Padahal seperti diketahui, NU bukan merupakan basis massa PAN selama ini.
“Ketua umum Zulkifli Hasan rajin membangun komunikasi dan rajin silaturahmi kepada pondok-pondok pesantren khususnya kiai NU,” ucap Gus Qodir. (Z-7)
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy menyatakan belum mendalami skema soal wacana pemerintah mengenai war tiket haji.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), H. Budi Setiawan, S.T., menegaskan bantuan bagi korban bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved