Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Ia menilai masih banyak pemahaman keliru yang menyamakan status akademik dengan kualitas intelektual. Padahal, keduanya memiliki dimensi yang berbeda.
Hal itu disampaikannya dalam kuliah umum di Universitas Indonesia yang dikenal sebagai salah satu pusat intelektual di Indonesia. Ia menyebut UI sebagai 'gudangnya intelektual' dengan berbagai disiplin ilmu. Namun, ia mengingatkan bahwa label tersebut harus diiringi kualitas nyata.
“Orang bisa saja menyelesaikan pendidikan sampai strata tertinggi, tetapi itu tidak otomatis menjadi intelektual,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa gelar hanya menunjukkan capaian formal dalam pendidikan. Sementara intelektualitas ditentukan oleh kedalaman berpikir dan kontribusi nyata.
Menurut Haedar, intelektual sejati ditandai oleh keluasan wawasan dan ketajaman analisis. Mereka mampu membaca persoalan secara komprehensif dan tidak terjebak pada pandangan sempit. Selain itu, mereka juga mampu menawarkan solusi yang relevan.
Ia menjelaskan adanya tingkatan dalam dunia keilmuan, mulai dari sarjana hingga begawan. Begawan merupakan level tertinggi yang mencerminkan kedalaman ilmu sekaligus kebijaksanaan. Sosok ini biasanya memiliki pengaruh besar dalam perkembangan pemikiran.
Haedar menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak sosok dengan kualitas tersebut. Tidak cukup hanya melahirkan lulusan dengan gelar tinggi. Yang dibutuhkan adalah individu yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Yang kita butuhkan bukan sekadar gelar, tetapi kemampuan berpikir yang mampu memberi solusi,” katanya. (H-3)
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Muhammadiyah mengutuk segala bentuk penindasan yang dilakukan Zionis Israel dan menilai kondisi global saat ini mencerminkan kegagalan peradaban modern yang bersifat katastropik.
Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir minta masyarakat tak persoalkan perbedaan Idul fitri 1447 H. Ia dorong kalender global tunggal sebagai solusi masa depan.
Dalam khutbah Idulfitri 1447 H di UMY, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan ibadah Ramadan harus melahirkan perubahan perilaku nyata.
Kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan memiliki peluang strategis, terutama dalam memadukan keunggulan teknologi Korea dengan bonus demografi serta pasar digital Indonesia.
Produk Indonesia tidak akan bisa bersaing jika konsistensi mutu dan kandungan gizinya diabaikan, atau bahkan sampai memanipulasi konsumen.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Beri Kuliah Umum Strategi Swasembada Energi 2026
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyiapkan 110 blok migas untuk ditawarkan kepada investor dalam dua tahun ke depan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sebanyak 301 hasil eksplorasi minyak dan gas (migas) telah masuk tahap rencana pengembanga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved