Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik Universitas Indonesia, Ade Reza Hariyadi mengatakan optimis Partai Amanat Nasional (PAN) bisa lolos di parlemen pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Apalagi, partai koalisi pemerintahan Jokowi ini memiliki elektabilitas yang cenderung meningkat seiring waktu mendekati kontestasi demokrasi mendatang.
"Peluang PAN untuk melampaui parliamentary treshold itu cukup tinggi," kata Ade lewat keterangannya.
Baca juga: Puan Beri pesan di HUT Ke-45 AHY
Hal itu berkat PAN memiliki pendukung massa yang jelas dan membuat elektabilitas konsisten naik. Diketahui, adapun massa besar mendukung PAN seperti Muhammdiyah, Nahdlatul Ulama (NU), generasi muda, dan pendukung Jokowi hingga kaum perempuan.
Lebih lanjut, Ade menambahkan PAN sejauh ini mampu memerankan peran strategis dalam bidang politik. Pasalnya, PAN telah melakukan perubahan yang cukup signifikan setelah menjadi partai terbuka yang menerima semua golongan.
Baca juga: Konsolidasi Pemenangan, NasDem Harus Jadi Market Elektoral
"Sepanjang ini PAN mampu memerankan peran strategis dan menjaga dukungan konstituen pemilih. PAN juga tengah beradaptasi dengan perubahan tren," ujar Ade.
Bicara soal elektabilitas, partai berlambang matahari ini tengah mengalami peningkatan. Misal saja pada survei terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 1-8 Juli 2023. Elektabilitas PAN tercatat di 2,5 persen dan mengungguli partai lainnya seperti PSI, Garuda, dan Hanura.
Selain itu, pada hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia periode 20-24 Juni 2023, elektabilitas PAN mengalami peningkatan 3,1%, sebelumnya hanya 2,1%. Dalam survei tersebut, PAN berhasil mengalahkan partai lain seperti Perindo, PPP, dan Hanura. (H-3)
Ketua KPD Miftahul Arifin menjelaskan bahwa putusan tersebut sudah memberikan garis yang jelas mengenai batasan penerapan ambang batas parlemen.
Pengalaman pemerintahan sebelumnya yang menunjukkan bahwa besarnya dukungan parlemen tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas pemerintahan.
Ambang batas berjenjang sebagai sesuatu yang masih bisa dirumuskan secara fleksibel agar diterima berbagai pihak.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Rencana revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu memicu perdebatan hangat mengenai besaran ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
WAKIL Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengusulkan formula terkait ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved