Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus melakukan upaya untuk bisa segera membebaskan pilot Susi Air Philips Marthen yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono menuturkan KKB saat ini dalam kondisi KKB terdesak dan terkepung sehingga terus menyampaikan propaganda demi meraih simpati dunia luar.
“Mereka terdesak sekarang, sehingga lakukan segala cara baik hoax dan atau gunakan tangan-tangannya baik di dalam maupun di luar negeri,” ujar Julius saat dihubungi di Jakarta, Kamis (20/4).
Julius menuturkan sejak awal TNI sudah melakukan upaya pendekatan persuasif kemanusiaan untuk membebaskan pilot Susi Air. Namun pendekatan tersbeut dibalas pihak KKB dengan melakukan serangan kepada aparat TNI.
Baca juga : TNI: Jangan Khawatir Operasi Siaga Tempur tak Akan Sasar Daerah Sipil
“Bukankah negosiasi sudah dilakukan sejak awal, justru KST yang menyerang, apakah ini bisa dipahami LSM tersebut?” tuturnya.
Diketahui, koalisi masyarakat sipil untuk reformasi sektor keamanan mendesak pemerintah menghentikan operasi tempur di Papua. Mereka mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan dialog untuk memulihkan situasi di Papua agar kondusif.
Baca juga : TPNPB-OPM Papua Siap Ladeni Ancaman Wapres dan Panglima TNI
Koalisi Masyarakat Sipil meminta agar Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini TNI dan KKB segera melakukan gencatan senjata.
Sebelumnya, TNI mengonfirmasi korban jiwa akibat penyerangan KKB di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, menjadi empat prajurit, termasuk Pratu Miftahul Arifin.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel (Kav) Herman Taryaman mengatakan keempat jenazah itu telah dievakuasi pada Rabu, kemarin.
"Puji syukur berkat dukungan, support dan doa dari semua pihak, bahwa Tim Gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 4 Prajurit TNI termasuk didalamnya Pratu Miftahul Arifin yang dalam proses pencarian dengan kondisi meninggal dunia," kata Herman.
Selain Pratu Miftahul, tiga prajurit yang ditemukan meninggal ialah Pratu I, Pratu K, dan Prada S. Ketiga jenazah itu merupakan prajurit yang hilang setelah kontak tembak antara Satgas Yonif Raider 321 dan KKB di Mugi.
"Saat ini keempat prajurit yang gugur tersebut telah dievakuasi ke RSUD Timika Kab Mimika," jelas dia. (Z-8)
Kapolri perintahkan pengejaran pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Papua Selatan. Identitas pelaku disebut sudah dikantongi.
Berikut identitas pilot, kopilot dan 13 penumpang pesawat Smart Air PK-SNR yang ditembak KKB saat mendarat di Karowai, Boven Digoel, Papua Selatan.
Pesawat Smart Air ditembak KKB saat mendarat di Karowai, Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot dilaporkan tewas, sementara kondisi 13 penumpang masih belum dipastikan.
Polri menerjunkan tim ke Boven Digoel, Papua Selatan, untuk menyelidiki penembakan pesawat Smart Air PK-SNR. Operasi Damai Cartenz 2026 dikerahkan ke lokasi.
Pesawat Smart Air PKS-NR ditembak saat mendarat di Bandara Koroway, Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot dilaporkan tewas akibat serangan yang diduga dilakukan KKB.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Yahukimo, Papua, Papua Pegunungan. Kunjungan itu dijadwalkan Rabu (14/1) atas alasan keamanan
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved