Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut pelaksanaan pemilu akan selalu disertai dengan kecurangan. Kecurangan pemilu tersebut mencederai kemajuan demokrasi dalam era reformasi.
"Sejak era reformasi, demokrasi, memang alami banyak kemajuan. Kita bisa pilih pemimpin sendiri, dulu tidak bisa. Indonesia selalu berhasil dibandingkan negara lain dalam pelaksanaan pemilu," kata Mahfud dalam video sambutannya yang diputar dalam acara Dies Natalis Universitas Paramadina yang berlangsung di Jakarta, Selasa (10/1).
Kecurangan pemilu mengalami pergeseran di era reformasi. Sebelum reformasi, kecurangan pemilu terjadi secara vertikal antarpemerintah terhadap kontestan pemilu. Sementara saat ini kecurangan justru terjadi horizontal, antarpeserta pemilu yakni partai politik beserta para anggotanya.
"Meski dunia internasional menilai demokrasi kita baik, tapi apakah pemilu tidak curang? Curang! Cuma kalau zaman Orde Baru (Orba) curangnya vertikal yang curang pemerintah terhadap kontestan pemilu. Kalau sekarang yang curang itu antarpemain," tuturnya.
Mahfud menuturkan, saat ini pemilu dilakukan oleh lembaga yang bersifat independen yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berada di luar kementerian. Jajaran KPU dipilih melalui proses demokrasi yang berlangsung di DPR. Oleh sebab itu, kecurangan yang terjadi selama pemilu tidak bisa dikaitkan dengan pemerintah.
"Pemilu dilakukan oleh KPU yang dipilih melalui DPR. Mereka independen. Kalau KPU-nya nggak bener ya jangan tuduh pemerintah. KPU itu bebas. DPR dan parpol sendiri yang memilihnya," ungkapnya.
Baca juga: 8 Partai Politik Desak KPU Konsisten Jalankan Tahapan Pemilu 2024
Kecurangan pemilu juga terjadi dalam pemilu presiden (pilpres). Namun Mahfud menuturkan kecurangan pilpres lebih cenderung terjadi di level akar rumput. Bukan dilakukan oleh kontestan ataupun pemerintah.
"Sama-sama curang. Makanya di pilpres kalau kecurangan tidak signifikan tidak bisa membatalkan pemilu. Kalau nunggu pemilu bersih, tidak akan selesai," ujarnya.
Hukum tata negara tetap berjalan sejauh kemenangan dan kekalahan yang disertai kecurangan tidak signifikan mengubah hasil pemilu. Sementara kecurangan dalam pemilu disampaikan Mahfud akan diselesaikan melalui hukum pidana.
"Kalau saya jadi capres, pesaingnya menang 5 juta suara, lalu saya menuduh curang dan terbukti ada kecurangan 500 ribu suara maka tetap menang dia. Karena 500 ribu kalau diberikan ke saya tetap kalah 4 juta," tuturnya.
Mahfud berkelakar ucapannya terkait pemilu curang yang disampaikan di tahun 2023 akan terbukti pada 2024. KPU akan selalu mendapatkan tudingan melakukan pemilu dengan curang.
"Catat ya, sekarang saya ngomogn nanti tahun 2024 pasti ada yang menuding KPU tuh curang. Ini sudah berapa kali pemilu. Kasusnya ratusan, padahal curangnya di bawah dan pada saya jadi ketua MK dulu 72 anggota DPR terpilih dari pusat hingga daerah dalam pemilu 1999 saya batalkan karena memang curang," pungkasnya.(OL-5)
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan periode 2019-2024, Mahfud MD berpendapat, posisi Indonesia semestinya berempati terhadap Iran.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Ketua KPD Miftahul Arifin menjelaskan bahwa putusan tersebut sudah memberikan garis yang jelas mengenai batasan penerapan ambang batas parlemen.
Pengalaman pemerintahan sebelumnya yang menunjukkan bahwa besarnya dukungan parlemen tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas pemerintahan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan praktik tersebut membuka celah manipulasi hasil elektoral oleh pihak-pihak tertentu.
WAKIL Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengusulkan formula terkait ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
KPK usulkan 5 poin perbaikan pemilu 2026 untuk cegah korupsi elektoral, mulai dari pembatasan uang tunai kampanye hingga penerapan rekapitulasi suara elektronik
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pergantian pemerintah bisa dilakukan secara damai melalui pemilu maupun impeachment sesuai mekanisme konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved