Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menyebut terdapat sejumlah tugas peninggalan kepemimpinan Agus Rahardjo yang masih menumpuk. Hal tersebut cukup merepotkan di eranya saat ini.
"Di sela-sela (kerja KPK) saat ini masih direcoki pekerjaan-pekerjaan yang kemarin tidak didapati oleh kepemimpinan sebelumnya, misalnya peralihan status," ujar Nawawi dalam program Crosschek Medcom.id, bertajuk KPK OTT Menteri, Bukti Jokowi Perangi Korupsi ?, melalui telekonferensi, Minggu (29/11).
Hal itu memaksa jajaran KPK saat ini harus menyelesaikan tugas-tugas yang terbengkalai tersebut sebelum bekerja sesuai dengan program-program yang telah disusun. Oleh sebab itu ia meminta masyarakat tidak melihat kerja KPK hanya sebatas penindakan operasi tangkap tangan (OTT).
Baca juga : PDIP Mengutuk Keras Pembunuhan di Sigi
"Kalau memang kiblat pada bahwa kinerja KPK hanya pada penindakan (OTT), orang akan melihatnya kesitu. Tapi sebenarnya tidak," jelasnya.
Nawawi menekakan KPK saat ini tetap melaksanakan upaya penindakan dalam memberantas korupsi. Namun dengan cara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
"Kita masih terus mengadakan konferensi pers penahanan tersangka dan beberapa penyelidikan dan penyidikan yang kita naikan menjadi tersangka. Masih on the track," terangnya. (OL-2)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan Stadion Barombong jika ditemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.
MK menjelaskan bahwa tidak semua jabatan publik bisa diperlakukan sama. Jabatan yang diperoleh melalui pemilihan umum, seperti presiden atau anggota DPR.
Bantuan keuangan partai politik dari negara (Banpol) saat ini masih sangat minim, bahkan tidak mencapai dua persen dari total kebutuhan partai.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved