Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IV DPR RI A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra mendorong penerapan modernisasi teknologi pertanian demi menjawab persaingan pangan global. Seiring berlakunya pasar bebas alias globalisasi, arus barang termasuk produk pertanian seperti halnya bahan pangan pokok akan semakin bebas dan mudah memasuki wilayah Indonesia. Ini menjadi ancaman bagi petani lokal dan berpotensi menimbulkan ketergantungan pangan kepada asing.
Oleh sebab itu, lanjut Bagus, pertanian nasional harus mampu meningkatkan jumlah produksi sehingga tercapai kecukupan pangan nasional, dan meningkatkan efisiensi biaya produksi sehingga produk pertanian memiliki daya saing harga.
"Saya sarankan kepada Balitbang Pertanian, hal ini harus dilakukan dengan pendampingan secara baik secara detail di masyarakat, termasuk kita melakukan inovasi dan pembelajaran kepada masyarakat dalam mempergunakan alat-alat moderen yaitu mekanisasi alat-alat pertanian," papar Bagus saat mengunjungi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Sukamandi, Jawa Barat, Selasa (11/8).
Menurut politikus dari Fraksi Partai Golkar ini, implementasi teknologi pertanian modern melalui kebijakan pemerintah harus mengutamakan keberpihakan kepada petani di antaranya dengan meningkatkan fasilitasi bantuan alat mesin pertanian (alsintan) secara signifikan, hal ini akan menggeser kegiatan usaha pertanian dari sistem tradisional menuju pertanian yang modern.
"Contohnya dalam waktu satu jam sudah bisa melakukan tanam padi menggunakan drone untuk mengatasi mahalnya sumber daya manusia pertanian, maka kita harus mepergunakan mekanisasi dan alat alat pertanian yang semakin moderen. Bila perlu menggambil gulmanya dengan alat-alat yang moderen," jelas Bagus.
Modernisasi dalam sektor pertanian juga melingkupi aspek pasca panen seperti sistem panen, pengolahan hasil dan pembuatan kemasan modern dan aman, tata niaga yang efisien, serta terus menerus menyempurnakan kebijakan pemerintah yang kondusif bagi kegiatan usaha pertanian.
"Sekarang Kementerian Pertanian Republik Indonesia harus semakin kaya inovasi untuk melahirkan pertanian-pertanian yang mempunyai kekhususan. (OL-09)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Di tengah kebutuhan memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk mendorong hilirisasi sawit.
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi sebagai fondasi kemandirian nasional di peringatan puncak Milad ke-24.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung.
Gerakan Percepatan Tanam Serentak di area persawahan Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved