Petani Binaan Baznas di NTB Panen Raya 400 Ton Jagung

Despian Nurhidayat
25/4/2026 11:20
Petani Binaan Baznas di NTB Panen Raya 400 Ton Jagung
Badan Amil Zakat Nasional melalui Program Lumbung Pangan panen raya jagung.(Baznas)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung dari lahan seluas 50 hektare. Panen raya tersebut berlangsung di Kecamatan Pringgabaya, Kamis (23/4), dan dihadiri Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid, Pimpinan Baznas RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi sekaligus Pembina Wilayah NTB H. Syarifuddin, serta Bupati Lombok Timur Haerul Warisin. 

Panen raya ini merupakan bagian dari pemberdayaan petani mustahik yang tergabung dalam Kelompok Barokah Zakat Lumbung Pangan Kabupaten Lombok Timur, dengan melibatkan 32 petani lokal yang terdiri dari 27 laki-laki dan 5 perempuan dari kalangan mustahik, di Kecamatan Pringgabaya, tepatnya di Desa Gunung Malang dan Desa Seruni 

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan capaian panen raya program Lumbung Pangan Baznas di Kabupaten Lombok Timur, NTB menunjukkan keberhasilan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani mustahik sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulillah, kami bersyukur program pemberdayaan Lumbung Pangan Baznas di NTB berhasil panen raya dengan hasil yang membanggakan," ujar Sodik.

Sodik menyampaikan, program Lumbung Pangan tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, tapi juga pada penguatan kapasitas kelompok tani dan akses pasar.

"Selain komoditas jagung, Baznas juga mengembangkan komoditas padi di wilayah Masbagik dan Sikur dengan memberdayakan 120 petani mustahik di lahan seluas 25 hektare, dengan potensi panen mencapai 150 ton," lanjutnya.

Lebih lanjut, Sodik menyampaikan, apresiasi seluruh pihak yang telah mendukung upaya ini. Menurutnya, keberhasilan panen raya di Lombok Timur tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk Baznas Daerah, pemerintah daerah Provinsi NTB dan masyarakat. "Kami harap terus terbangun kerja sama dalam bidang-bidang yang lainnya sesuai dengan potensi Lombok Timur yang ada untuk bersama-sama menyejahterakan umat," ucap Sodik.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyatakan dukungannya terhadap program pemberdayaan Baznas, termasuk program Lumbung Pangan, yang dinilai mampu mendorong produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Haerul berharap, program pemberdayaan Baznas di Lombok Timur tersebut dapat terus meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani di Lombok Timur. "Mudah-mudahan hasil yang telah dicapai ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan," ucapnya.

Hingga saat ini, program Lumbung Pangan Baznas telah tersebar di 9 provinsi dengan total 22 titik lokasi. Program ini telah memberikan manfaat kepada 1.447 jiwa mustahik, dengan total penyaluran mencapai Rp6.194.912.625. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya