Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi I DPR Willy Aditya berharap media massa konvensional tetap konsisten menyebarkan informasi yang valid kepada seluruh khalayak.
Walaupun tertekan oleh keberadaan media sosial, media konvensional diharapkan tidak mengabaikan aspek literasi dan pendidikan bagi publiknya.
“Media massa jangan ikut terjebak dengan pola yang dilakukan media sosial demi lamannya banyak dikunjungi atau dibaca. Jangan ikut-ikutan menonjolkan aspek bombastis media sosial,” kata Willy ketika dihubungi Mediaindonesia.com, Kamis (2/7)
Willy melihat adanya angin segar bagi media massa konvensional setelah penghentian iklan yang dilakukan sejumlah produk internasional ke sejumlah platform media sosial seperti Facebook dan Youtube karena dinilai ikut mendukung penyebaran informasi bernada rasisme, permusuhan, dan bahkan terorisme.
Baca juga: Media Massa Diminta Jangan Ikut Arus Media Sosial
Fenomena baru ini membuat Facebook dan Youtube serta platform medsos lainnya semakin memperbaiki sistem layanannya agar mampu secara ketat menyeleksi konten kontennya agar bebas dari kampanye negatif.
“Jika para pemasang iklan mampu bersikap seperti dua perusahaan tersebut maka media massa kita akan bisa on the track juga,” ujarnya.
Willy meyakini media massa memiliki karakter, tanpa harus terbawa arus akan mampu bertahan dalam pertarungan bisnis saat ini.
"Yang paling penting adalah mereka bisa kreatif dan bisa mengkolaborasikan semua resources, termasuk medsos itu sendiri, untuk menjalankan peran dan fungsi mereka sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (OL-8)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga jadi penggerak kesadaran publik terhadap agenda pembangunan berbasis desa.
Workshop ini diikuti oleh jurnalis media lokal dan nasional, perwakilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
ORGANISASI nonpemerintah asal Libia, Shaikh Tahir Alzawi Charity Organisation (STACO), menjajaki peluang kerja sama dengan Media Group dalam upaya memperkuat pengembangan media massa Libia
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat memimpin rapat uji publik Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) punya peta yang jelas di tengah tantangan komunikasi dunia.
Selain program pelatihan, Kementerian HAM juga akan menggelar kompetisi karya jurnalistik yang berfokus pada isu-isu hak asasi manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved