Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) ilegal bersubsidi jenis solar di Sumenep, terus dikembangkan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim).
Kepala Sib Direktorat Tindak Pidana Tertentu Diskrimsus Polda Jatim, Komisaris Polisi Wahyudi mengatakan, saat ini penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi. Diantaranya Komisaris PT. Bahari Bangkit Jaya, Masduki Rahmat dan direktur perusahaan tersebut, Budiyanto, serta sejumlah saksilain dari SPBU penyalur.
Wahyudi menjelaskan, Polda Jatim telah menangkap enam orang dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ditangkap di SPBU Desa Karangpanasan, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jatim.
Keenam tersangka yakni Tindah (pembeli BBM yang diselewengkan), Supriyono dan Khoirul Anam (sopir dan kernet truk penyalur BBM), Nur Hidayat, Nur Wahyudi dan Mohammad Sukri (petugas dan pengawas SPBU).
Menurut Wahyudi, penangkapan itu merupakan pengembangan kasus penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar di Sumenep yang diduga sudah berlangsung selama setahun.
Para tersangka menyalurkan BBM bersubsidi yang seharusnya dimanfaatkan warga miskin ke sejumlah perusahaan di Sumenep diantaranya ke PT. Darma Dwipa Utama, PT. Pundi Kencana Makmur dan salah satu BUMD Sumenep.
Dalam seminggu, kata Wahyudi, mereka menyalurkan hingga tiga kali masing-masing 15 ton dalam sekali kirim. Berarti dalam satu minggu ada 45 ton yang disalurkan dan selama saty tahun sudah tersalurkan sebanyak 2.160 ton.
"Awalnya kami menangkap sebuah dump truk yang mengangkut BBM. Dari pemeiksaan yang kami lakukan ternyata BBM itu akan dijual ke beberapa perusahaan di Sumenep," kata Wahyudi, di Bangkalan, Kamis (12/12).
Dalam kasus itu, polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua buah truk yang digunakan mengangkut BBM, 11 buah bull berkapasitas 1.000 liter, empat buah tandon berkapasitas 5.300 liter dan sebuah tandon berkapasitas 8 ribu liter. (OL-11)
Direktur CELIOS menilai rencana kenaikan harga Pertamax 92 tepat untuk kurangi beban APBN, namun ingatkan risiko migrasi konsumsi ke Pertalite.
Temuan BPK soal lemahnya cadangan BBM dan LPG memicu respons DPR. Legislator PDIP mendesak pemerintah segera bertindak demi ketahanan energi nasional.
Penggunaan AC mobil yang tidak sehat ternyata memicu pemborosan BBM. Simak penjelasan ahli mengenai komponen AC dan tips perawatannya agar tetap efisien.
Pakar ITB ingatkan risiko mesin rusak dan biaya perbaikan belasan juta rupiah akibat mencampur atau menurunkan oktan BBM saat harga naik.
anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Najib Qodratullah, mengingatkan pemerintah untuk terus berinovasi dalam melakukan transisi energiĀ
Pakar otomotif ITB ingatkan risiko penurunan performa hingga kerusakan mesin jika nekat pakai BBM oktan rendah demi hemat biaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved