Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKSA Agung HM Prasetyo optimistis para jaksa yang mengikuti seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus melenggang hingga terpilih sebagai pimpinan lembaga antirasywah periode 2019-2023.
Pernyataan itu merujuk hasil uji kompetensi yang disampaikan oleh Panitia Seleksi Capim KPK di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Kompleks Istana, Jakarta, Senin (22/7). Tercatat, ada 4 jaksa dari 104 peserta yang dinyatakan lolos uji kompetensi.
"Hasil itu cukup bagus, tapi masih terlalu dini karena belum selesai. Saya ingin siapapun yang terpilih nanti kita harapkan dapat mewarnai KPK menjadi lebih baik," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta, Senin (22/7).
Baca juga: PKB Sebut Jokowi akan Tolak Syarat 55:45 Amien Rais
Ia pun mengapresiasi capaian tersebut. Menurut dia, 4 dari 5 jaksa yang dikirim sebagai peserta capim KPK berkualitas dengan latar sebagai praktisi hukum. Keempat jaksa tersebut ialah Sugeng Purnomo, Johanis Tanak, Ranu Mihardja, dan Supardi.
Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Muhammad Rum yang sebelumnya lolos seleksi administrasi tidak bisa meneruskan kompetisi. Rum kebetulan tengah mengikuti ibadah haji.
"Itu supaya di sana kejaksaan bisa memberikan arah yang benar tentang kinerja KPK. KPK itu penegak hukum. Kalau ditangani oleh mereka yang tidak punya latar praktisi hukum, tentunya mereka akan banyak sekali waktu terbuang untuk belajar dan sebagainya, termasuk penghayatan," pungkasnya. (OL-8)
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, menghadiri acara Halal Bihalal yang digelar Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi.
Adapun ketiga tersangka baru tersebut antara lain adalah HS (Hendry Sulfian) selaku Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga Ilung, Kalimantan Tengah
Profil lengkap Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi tambang nikel oleh Kejaksaan Agung.
Perbandingan pernyataan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto saat pelantikan April 2026 dengan status tersangka yang kini ditetapkan Kejagung.
Profil Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Simak rekam jejaknya di sini.
Uang tersebut diduga diberikan untuk mengatur dan membantu perusahaan keluar dari permasalahan terkait perhitungan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Menurut dia, langkah itu untuk membantu Dewan Pengawas (Dewas) terhindar dari anggapan tertentu. Misalnya, dianggap melindungi terduga pelanggar etik.
Yusril menjelaskan, Prabowo tidak mengintervensi nama-nama capim KPK yang sudah diberikan Presiden RI Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) ke DPR
Feri berharap Presiden Prabowo dapat menyeleksi capim KPK atas dasar kebutuhan pemberantasan korupsi bukan untuk mengakomodir kepentingan tertentu.
Proses seleksi pansel untuk melahirkan capim dan dewas KPK adalah hal yang sangat krusial dan penting bagi penegakan tindak pidana korupsi ke depan.
DPR belum mengagendakan pembahasan soal calon presiden (capim) dan calon Dewan Pengawas (cadewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Yusril Ihza Mahendra mengatakan akan mengkaji status hukum panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan (capim) dan dewan pengawas (dewas) KPK yang dibentuk era Presiden Joko Widodo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved