Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL investigasi tim gabungan Mabes Polri menunjukkan peristiwa kerusuhan 21-22 Mei lalu sudah direncanakan dengan melibatkan sejumlah kelompok, dari ormas Islam, relawan pilpres, hingga partai politik.
Dalam slide atau tampilan pemaparan yang ditunjukkan saat jumpa pers tentang investigasi kerusuhan 21-22 Mei di Mabes Polri, Jakarta, kemarin, terlihat bagan tentang para pelaku yang terlibat.
Ada 10 oknum ormas Islam yang terlibat, yang merupakan perwakilan dari Serang, Tangerang, Cianjur, Pandeglang, Banyumas, Tasikmalaya, Majalengka, Lampung, Aceh, dan Jakarta. Selanjutnya, ada oknum ormas dari GR, FK, GR, dan PMD. Untuk oknum partai, ada dari Partai GR, Partai PN, dan Partai PS. Selain itu, ada tiga oknum relawan pemenangan pasangan calon pilpres.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo memastikan pihaknya telah menyisir penyebab dan pemicu kerusuhan tersebut.
“Dari hasil investigasi itu, ada delapan kelompok, itu masih akan terus didalami oleh penyidik,” ujarnya dalam jumpa pers, kemarin.
Meskipun demikian, Dedi tidak memerinci sejauh mana keterlibatan tiap-tiap oknum tersebut. Bahkan, dia hanya menyebut nama ormas dengan inisial. “Kemudian juga ada kelompok oknum ormas, yakni GR, FK, dan GR. Ini sama-sama GR, tapi beda, yang satu GRS, yang satu GR. Kemudian ada juga oknum relawan,” lanjutnya.
Untuk menguak keterlibatan oknum-oknum tersebut, kepolisian melakukan penyi-dikan berdasarkan analisis video rekaman kerusuhan tersebut.
“Kami sedang menganalisis kembali menggunakan face recognition dari berbagai macam visual yang ada, baik melalui video, CCTV, termasuk kita combine dengan keterangan saksi,” paparnya.
Dia menjelaskan metode itu untuk mengidentifikasi wajah eksekutor penembak misterius. Di samping itu, menggunakan teknologi voice analysis untuk mengidentifikasi jenis suara letusan pada saat kerusuhan.
“Dianalisis, apakah benar suara senjata api karena setiap letusan itu punya kekhasan masing-masing,” lanjutnya.
Pada bagian lain, Dedi mengatakan 10 personel Brimob terbukti bersalah melakukan pelanggaran terkait penanganan kerusuhan pada 22 Mei di Kampung Bali, Jakarta Pusat. Mereka sudah menjalani sidang disiplin dengan hukuman di ruangan khusus selama 21 hari.
“Mereka akan melaksanakan hukuman setelah anggota tersebut kembali ke Polda asalnya,” paparnya.
Buru pemberi komando
Di lain hal, Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan ada delapan orang yang diduga menjadi provokator aksi yang sudah ditangkap. Satu pelaku lain masih dikejar.
Buron itu memiliki peran penting dalam aksi karena mengatur penyerangan ke Asrama Mako Brimob di Petamburan, Jakarta Pusat.
“Dia yang mengomandoi para perusuh itu di lapangan dengan narasi-narasi yang diucapkan antara lain dari saksi-saksi, seperti ‘bakar’, ‘lempar’, ‘serang’,” ucap Dedi.(X-10)
Korban 21-22 Mei... | Hlm 4
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi instruksikan penertiban ormas di perlintasan kereta api ilegal demi keselamatan publik dan kelancaran perjalanan KA.
Wasekjen Garuda MP Akbar Maulana menegaskan bahwa organisasi akan segera melakukan percepatan struktur pasca-deklarasi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan agar tidak ada pihak yang memaksa pengusaha memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang perayaan Idul Fitri.
Unggahan BEM UGM yang menampilkan simbolisasi Presiden Republik Indonesia menuai kritik tajam.
PENGAMAT Transportasi Darmaningtyas mengatakan parkir liar di Jakarta akan menjadi sumber pemasukan bagi organisasi masyarakat (ormas) alih-alih menambah kas daerah.
Pemprov DKI tegas melarang sweeping rumah makan oleh ormas selama Ramadhan. Gubernur Pramono Anung ingin Jakarta tetap damai dan harmonis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved