Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali mengeluarkan kata-kata kasar di depan publik,. Hal itu ditunjukkannya saat kampanye rapat umum dilaksanakan di Stadion Kridosono, Yogyakarta.
Mengomentari kata-kata kasar dari Prabowo, juru bicara (jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'riuf Amin, Ace Hasan Syadzily mengatakan, kekerasan verbal yang dilakukan oleh seorang pemimpin berpotensi untuk ditiru oleh para pendukungnya.
"Kekerasan verbal seorang pemimpin akan diikuti dengan tindakan para pengikutnya. Bagimanapun pemimpin itu akan dicontoh oleh para pendukungnya," ujar Ace saat dihubungi pada Selasa (9/4).
Menurut Ace, kasar sangat berbeda dengan tegas. Kasar mencerminkan sikap merendahkan orang lain. Ia juga menilai, karakter pemimpin yang suka menghardik dan pemarah dalam berbicara bukanlah budaya bangsa Indonesia.
Sedangkan menurut Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Johnny G Plate, gaya berpolitik capres nomor urut 02 membawa kesan yang otoriter.
Baca juga : Sifat Emosional Prabowo Merugikannya di Mata Undecided Voters
"Era otoritarian sudah berlalu jangan lagi menampilkan kesan kekerasan fisik apalagi kekerasan verbal yang akhir-akhir ini dikesankan mewarnai pidato dan orasi paslon 02 seperti gebrak podium, bentak, dan diksi-diksi kasar lainnya," terang Johnny, Selasa (9/4).
Melihat hal tersebut Johnny berpendapat, masyarakat seharusnya dapat menilai, siapa pemimpin yang sepatutnya dijadikan panutannya. Johnny pun melempar ke masyarakat perihal ini, karena menurutnya masyarakat lebih netral dalam memberikan penilaian terhadap pemimpinnya.
"Kasar atau tidak tentu kami serahkan pada masyarakat untuk menilai siapa pemimpin yang dapat menjadi panutan dengan diksi yang terukur, dan yang mana yang kasar dan belum dapat dijadikan panutan," ujar Johnny.
Sebelumnya capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar kampanye rapat umum di Stadion Kridosono, Yogyakarta pada Senin (8/4).
Dalam sambutannya, dia menyebut, BUMN-BUMN telah dirampok. Prabowo menyebut, segudang bukti ada di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah mengumumkan ribuan temuan tetapi tidak ada tindak lanjut. "Mana buktinya? Ndas-mu," kata Prabowo. (OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Kegiatan yang bakalan digelar adalah Seminar Nasional Kebangsaan dengan menghadirkan berbagai narasumber dan pemecahan rekor MURI.
Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini sengaja dimulai lebih awal untuk menyelaraskan dengan jadwal pengundian grup.
Pihak korban menyampaikan tiga kebutuhan utama, yakni penegakan hukum yang transparan, pendampingan menyeluruh, serta jaminan pembiayaan bagi anak-anak korban.
KASUS dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan, ini adalah pengaduan yang kelima daycare bermasalah
Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez mendesak polisi mengusut tuntas dugaan kekerasan terhadap 103 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
GUBERNUR DI Yogyakarta (DIY), Sri Sultan HB X, menyesalkan terjadinya tindak kekerasan anak yang terjadi di daycare Little Aresha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved