Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu, Brigjen Supratman mengajak masyarakat untuk bersama-sama tangkal berita bohong atau hoaks.
"Ya, itu kan (informasi di) media sosial ya. Hati-hati, jangan terlalu percaya. Namanya hoaks itu ya pasti tidak benar," ujarnya di Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Jalan Bali, Bengkulu, Kamis (7/2).
Supratman menyatakan, di tengah bebasnya pertukaran informasi di media sosial, berita bohong merupakan hal yang banyak ditemukan dan memberikan dampak buruk.
Baca juga: Hoaks Pemilu Mendominasi, Capai 81 Konten
Untuk itu, Supratman mengajak masyarakat luas agar senantiasa bersikap kritis saat menghadapi kabar yang tersebar di masyarakat luas.
"Cek semua. Kalau memang ada kebenarannya, tidak apa-apa dibagi. Tapi kalau tidak, ya jangan," tandas Supratman.
Dirinya juga menyatakan, pihaknya senantiasa melakukan serangkaian upaya untuk mengajak masyarakat luas untuk menangkal hoaks.
Salah satunya, yakni dengan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan berbagai organisasi masyarakat yang ada di Bengkulu. (OL-7)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved