Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI upaya pengendalian penyakit campak, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar program Kejar campak. Imunisasi rutin terhadap anak usia satu bulan, 18 bulan dan siswa kelas satu sekolah dasar (SD) sebagai upaya mengendalikan penularan penyakit campak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul Samsu Aryanto di Bantul, Kamis menjelaskan kegiatan ini diselenggarakan dua kali yang dipusatkan di 27 puskesmas yang ada.
Samsu menyebutkan, pada tahap pertama imunisasi tersebut mencakup 404 orang dan tahap kedua mencakup 599 orang. Cakupannya di layanan kesehatan Bantul yang rata-rata lebih dari 90 persen. "Salah satunya karena sosialisasi kepada masyarakat yang terus dilakukan," katanya.
Di Bantul, ujarnya kasus campak tercatat 44 kasus, yang tersebar di Kecamatan Piyungan, Dlingo, Sedayu, Kasihan, Banguntapan, Pleret, Sewon, Bantul, Pandak, Srandakan, Imogiri, Jetis, dan Pajangan. Terbanyak di Banguntapan dengan jumlah 13 kasus. Samsu menegaskan dalam kasus campak di Bantul semua berhasil disembuhkan dan tidak ada kasus meninggal dunia.
"Kami mengimbau masyarakat yang mengalami gejala campak seperti demam, batuk, pilek, dan muncul ruam kemerahan agar segera melakukan pengobatan dan menghindari kontak dengan penderita campak, guna mencegah penularan," pesannya.(H-2)
IMUNISASI disebut sebagai langkah paling efektif dalam mencegah dan menekan penyebaran campak, terutama pada anak usia balita.
Kemenkes dan Pemprov Aceh mengimunisasi 15.128 tenaga kesehatan untuk mencegah penularan campak.
Kekebalan kelompok (herd immunity) di DIY terbilang tinggi karena vaksinasi MR dosis pertama di DIY mencapai 98 persen dan dosis kedua sekitar 96 persen.
IDAI menekankan pentingnya imunisasi masif untuk mengatasi lonjakan kasus campak dan polio di Indonesia sebagai penyakit yang muncul kembali.
Pemkab Deli Serdang mengoptimalkan imunisasi kejar campak melalui layanan puskesmas dan posyandu guna mencegah kasus secara berkelanjutan.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Peningkatan kasus suspek campak di Indonesia pada awal 2026 menjadi pengingat bahwa penyakit ini masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.
Dinas Kesehatan Aceh menyatakan kekhawatiran mendalam atas fenomena "zero dose" atau anak yang sama sekali belum tersentuh vaksinasi ini.
Dinas Kesehatan, Puskesmas tengah menggelar imunisasi campak atau Outbreak Response Immunization (ORI) dan sekarang baru mencapai 39.189 anak atau 40,31 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved