KA Siliwangi Dihentikan Sementara karena Jalur Rel Cibeber-Lampegan Terkikis

Andhika Prasetyo
20/4/2026 08:03
KA Siliwangi Dihentikan Sementara karena Jalur Rel Cibeber-Lampegan Terkikis
ilustrasi(Antara)

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi 2 Bandung menghentikan sementara operasional KA Siliwangi akibat kerusakan pada jalur rel. Gangguan ini disebabkan oleh terkikisnya tanah di bawah rel (gogosan) yang terjadi di Km 74+9/0 pada petak jalan Cibeber-Lampegan.

Manajer Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, sejak Minggu malam (19/4), perjalanan KA Siliwangi dibatalkan dan operasional kereta hanya sampai di Stasiun Cianjur.

Selain itu, perjalanan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cianjur–Cipatat yang dijadwalkan berangkat pada Senin pukul 05.15 WIB juga dibatalkan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan penumpang dan kelancaran operasional.

Kronologi dan Temuan di Lapangan

Kuswardojo menjelaskan bahwa gangguan pertama kali terdeteksi saat petugas melakukan patroli rutin pada Minggu sekitar pukul 19.55 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan adanya ketidaksesuaian struktur jalur rel akibat gogosan yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta.

Tim tanggap darurat KAI kemudian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut. Hasilnya, jalur tersebut dinyatakan tidak aman untuk dilalui hingga proses perbaikan selesai.

Kompensasi dan Proses Refund Tiket

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI Daop 2 Bandung memberikan kompensasi berupa pengembalian dana tiket sebesar 100 persen, di luar biaya pemesanan.

Penumpang dapat melakukan pembatalan tiket melalui:

  • Aplikasi Access by KAI
  • Loket resmi di stasiun

Proses refund dapat dilakukan maksimal dalam waktu 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

KAI Daop 2 Bandung saat ini terus mempercepat proses perbaikan jalur agar operasional kereta dapat kembali normal. Seluruh penanganan dilakukan dengan mengedepankan standar keselamatan yang ketat. Pihak KAI juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi guna mendapatkan pembaruan terkait perjalanan kereta. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya