Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono meminta kepada PT KAI untuk mewaspadai cuaca panas yang dapat menyebabkan pemuaian rel kereta, sehingga menyebabkan rel bengkok.
"Panas ekstrem mempengaruhi rel, khususnya rel spaten (bengkok)," ucap Soerjanto dalam acara pemberangkatan Kereta Inspeksi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 yang digelar di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (2/12).
Dia berpesan agar insiden anjloknya Kereta Api Purwojaya relasi Gambir-Kroya menjadi pembelajaran bagi KAI. Menurut dia, insiden tersebut memiliki keterkaitan dengan panas ekstrem yang menyebabkan pembengkokan rel kereta.
"Ini menjadi hal yang perlu, bagaimana mendeteksi kemungkinan terjadi spaten. Masalahnya, kondisi akan terjadi spaten itu sulit dideteksi, tetapi saya yakin dengan kemampuan dan pengalaman KAI, bisa dideteksi," kata Soerjanto.
Cuaca panas ekstrem, kata dia, juga menjadi salah satu tantangan bagi transportasi udara. Ia menyoroti medan magnet Matahari berdampak kepada komputer pesawat. Bahkan, pesawat dibuat menukik sendiri.
"Panasnya cukup ekstrem sampai pesawat pun terpengaruh. Tiba-tiba komputer pesawat ngaco karena medan magnet yang ditimbulkan matahari begitu masif, sampai membuat pesawat itu menukik sendiri," ujarnya.
Oleh karena itu, dia mengingatkan, ihwal pentingnya KAI berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Selain cuaca panas ekstrem, dia juga menyampaikan curah hujan yang tinggi juga harus diwaspadai oleh KAI, terutama di jalur-jalur rawan longsor atau yang melintasi sungai.
Soerjanto mengingatkan, banyak jalur KAI yang melewati jembatan-jembatan di atas sungai. Kondisi tersebut, apabila tidak diantisipasi, dapat membahayakan perjalanan kereta api.
"Kami mohon teman-teman yang ada di lapangan untuk segera melaporkan sesuai budaya keselamatan kereta api, melaporkan kondisi-kondisi yang berbahaya," katanya.
Adapun salah satu langkah yang ditempuh oleh KAI untuk mengawasi kesiapan angkutan periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) adalah memberangkatkan Kereta Inspeksi.
KAI bersama pemangku kepentingan memeriksa dan memastikan kesiapan sarana dan prasarana kereta sebagai bagian dari kegiatan angkutan Nataru. (Ant/I-2)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku belum menerima data detail 130 perlintasan sebidang tak terjaga di wilayah Daop 1 Jakarta dari PT KAI.
Hingga saat ini, data sementara mencatat 14 korban meninggal dunia serta 79 korban luka-luka yang masih dalam penanganan di berbagai rumah sakit.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Insiden tabrakan antara kereta komuter line di daerah Bekasi Timur oleh KA Argo Bromo Anggrek yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka-luka memicu perhatian serius terhadap tata kelola.
MTI menilai kecelakaan KA dan KRL di Bekasi Timur jadi momentum perkuat prinsip 3E (Engineering, Enforcement, Education) demi keselamatan perlintasan sebidang.
Update kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur: 14 orang meninggal dunia dan 84 luka-luka. Korban tewas dibawa ke RS Polri untuk identifikasi.
El Nino Godzilla picu panas ekstrem. Apakah virus campak ikut menguat? Simak penjelasan ilmiah lengkapnya di sini.
Studi terbaru mengungkap suhu panas ekstrem kini membatasi aktivitas fisik manusia, terutama lansia. Simak wilayah yang paling terdampak dan risiko kesehatan yang mengintai.
MENJELANG musim ibadah Haji 2026, ribuan calon jemaah haji disibukkan dengan berbagai persiapan fisik maupun mental. Berikut 4 cara menjaga dan melindungi kesehatan kulit dari panas ekstrem
Studi terbaru USC mengungkap polusi panas tak hanya mengancam nyawa, tapi merusak sel. Lansia di area panas menua lebih cepat secara biologis.
Panas ekstrem juga bisa merusak sistem aliran air di dalam pohon. Udara dapat masuk ke saluran air tanaman, sehingga aliran air terhambat.
Penelitian yang diterbitkan di Global Change Biology, meneliti hampir 30.000 spesies amfibi, burung, mamalia, dan reptil. Studi ini mengkaji bagaimana peristiwa panas ekstrem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved