Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYOAL kasus bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bupati Raymundus Bena mengungkapkan hasil temuan tim yang diturunkan ke lapangan.
Raymundus menyebut, sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
"Dia bertanya kapan PIP beasiswanya diurus dan mamanya bilang tunggu nanti pencairan ke bank di kabupaten," ucap Raymundus kepada wartawan baru-baru ini.
Namun, secara administrasi pencairan dana tersebut belum dapat dilakukan karena KTP ibunya masih tercatat berasal dari Kabupaten Nagekeo, bukan Kabupaten Ngada sesuai dengan domisili barunya.
"Sehingga diberitahu untuk pulang dan urus dulu itu (administrasi) di kampung. Terus ditanya lagi anaknya dan dijawab sama lagi kalau akan diurus. Sampai terakhir belum sempat urus, suatu hari itu dia tidak ke sekolah dan ke kebun neneknya," jelas Raymundus.
Untuk urusan administrasi tersebut, kakak pertama dan kedua dari pihak ayah yang berbeda telah lebih dulu diurus kepindahannya ke Kabupaten Ngada. Sementara itu, kakak ketiga hingga korban belum sempat diurus sehingga masih terkendala secara administratif.
Pada hari kejadian, korban sempat pergi ke rumah neneknya. Namun, saat itu sang nenek tidak berada di tempat sehingga korban berada seorang diri.
Beberapa warga yang melintas sempat menanyakan alasan korban tidak masuk sekolah, yang dijawab korban sedang sakit kepala.
Raymundus Bena menyebut beasiswa korban sudah ada tetapi memang sulit dicairkan karena permasalahan administrasi ini. Hal ini yang akan menjadi perhatian ke depannya.
Pihaknya akan melakukan tindakan tegas agar warganya tertib melengkapi administrasi.
"Saya akan tegas dan melaksanakan rapat koordinasi untuk identifikasi benar-benar. Kalau masih ada masyarakat yang masa bodoh ya kita mesti tekan door to door," ujarnya.
Sementara dirinya juga menyiapkan PIP versi daerah dan menyediakan pakaian seragam. Rencananya pada Minggu ini ia akan terlibat langsung dalam acara adat kedukaan di makam korban.
Raymundus mengatakan tim juga menemukan sejumlah fakta lain dalam penanganan kasus ini.
Berdasarkan temuan awal, anak tersebut diketahui merupakan yatim. Ayahnya meninggal saat dia masih kecil dan merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.
Dalam kesehariannya, korban dirawat oleh sang nenek di rumah kebun dan sesekali mengunjungi ibunya di kampung halaman. Ibunya tinggal beda kampung bersama dengan ayah tiri dan 4 anaknya yang lain.
Fakta-fakta awal tersebut, diduga menjadi salah satu faktor pendorong yang memengaruhi kondisi psikologis korban hingga mengambil keputusan mengakhiri hidupnya.
"Sehingga pengalaman-pengalaman inilah yang mungkin membuat anak ini traumatis dan juga dalam perjalanan diambil-alih oleh neneknya di kebun," pungkasnya. (Z-1)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Polres Metro Jakarta Pusat selidiki kasus dua PRT lompat dari lantai 4 kos di Benhil. Satu korban meninggal dunia, diduga akibat tidak betah dengan majikan.
KPAI ungkap angka bunuh diri anak Indonesia tertinggi di Asia Tenggara. Pakar IPB Prof Dwi Hastuti tekankan pentingnya peran orang tua dan sekolah.
Kemenkes minta promosi film bertema sensitif wajib libatkan ahli kejiwaan setelah kontroversi baliho Aku Harus Mati dinilai berisiko memicu peniruan.
Judul film pada sebuah baliho seperti Aku Harus Mati dapat memicu activation of death-related thoughts.
Psikiater dr. Lahargo Kembaren ingatkan bahaya romantisasi kematian dalam film dan konten digital yang bisa memicu perilaku bunuh diri bagi kelompok rentan.
Warga awalnya mengira pemuda itu kecapean karena puasa hingga pingsan di jalan, tapi ternyata nekat minum kopi dicamur racun tikus gegara putus cinta sama mantan pacarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved