Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah taman baca masyarakat (TBM) bernama Literati yang beroperasi di garasi rumah pribadi di Perumahan Green Tukmudal, Kota Sumber, Kabupaten Cirebon, menerima bantuan alat tulis kantor (ATK) dari sejumlah komunitas penggemar budaya Korea atau K-Pop.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tiga komunitas, yaitu Blackjack Indonesia Official (fanbase 2NE1), Team Winter Indonesia (fanbase Winter, member Aespa), dan The Boyz Indonesia (fanbase The Boyz).
Vivit Sholihati, pengelola TBM sekaligus Kepala SDN 1 Kasugengan Kidul, mengaku bahagia atas bantuan paket ATK dari donasi ketiga fanbase itu.
"Saya benar-benar tidak menyangka, ternyata komunitas K-Pop juga memiliki kepedulian yang sama terhadap literasi. Awalnya saya pikir mereka hanya peduli pada bencana atau momen-momen tertentu yang sedang hype, tapi ternyata mereka serius peduli pada anak-anak dan literasi. Mereka datang, melihat langsung kegiatan, lalu memutuskan membantu. Ini membuat saya semakin semangat," ujar Vivit, melalui keterangannya, Minggu (30/11).
Ia mengaku kini justru terinspirasi oleh semangat sosial para penggemar K-Pop tersebut.
"Saya malu sendiri, kok anak-anak muda ini begitu luar biasa semangatnya berbagi untuk masyarakat. Saya yang sudah seumur ini kadang masih kalah energi. Ternyata stereotip bahwa K-Pop hanya hura-hura itu salah besar, mereka punya sisi peduli yang sangat nyata, bahkan sampai ke literasi yang selama ini dianggap ‘berseberangan’ dengan dunia mereka," tambahnya.
Salah satu penggerak Blackjack Indonesia Official, Tom mengatakan komunitas penggemar budaya Korea yang ada di Indonesia selalu tertarik dengan hal-hal positif seperti yang dilakukan TBM Literati.
"Kami memang aktif pada kegiatan sosial apa pun dan sangat tertarik pada kegiatan positif seperti yang diadakan TBM Literati. Dengan ikut serta, kami yakin bisa menjadi contoh untuk fanbase K-Pop lain agar lebih sering terjun ke kegiatan positif, bukan hanya donasi saat ada bencana atau tren semata," kata Tom.
Menurutnya, dunia komunitas K-Pop tidak melulu membahas dari sisi entertainment. Para komunitas ini, lanjut Tom, juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial, termasuk literasi anak.
"Dengan berpartisipasi dalam kegiatan sosial, ekosistem fanbase jadi lebih berwarna dan kami bisa menunjukkan bahwa fans K-Pop punya sisi lain yang peka terhadap lingkungan sekitar serta isu sosial, termasuk literasi anak," lanjut Tom.
Alasan membantu TBM Literati menarik lainnya datang dari Azhar yang merupakan perwakilan dari The Boyz Indonesia. Dirinya terinspirasi dari member The Boyz yang juga aktif dalam kesadaran literasi dan isu sosial lainnya.
“Juyeon dikenal hobi membaca dan sering merekomendasikan buku kepada penggemarnya. Sedangkan Kevin aktif menyuarakan isu-isu sosial. Member lainnya juga selalu aktif dalam kegiatan berbagi kepada sesama. Jadi kami dari The Boyz Indonesia juga tentunya tergerak untuk mendukung TBM Literati”
TBM Literati yang dibuka sejak bulan puasa 2024 itu memang unik. Beroperasi di garasi rumah pribadi, pintu dan gerbangnya tak pernah dikunci, bahkan sampai larut malam atau subuh.
"Pintu rumah saya tidak pernah saya kunci, dan saya buka 24 jam, mau pagi buta, mau tengah malam, anak-anak boleh datang pinjam atau baca di tempat. Kadang subuh ada yang datang, saya bangunkan Almira, anak saya, atau saya sendiri yang layani," cerita Vivit.
Meski belum mendapat sorotan dari lembaga terkait, TBM Literati tetap hidup berkat donasi pribadi Vivit dan dukungan komunitas-komunitas, dari pegiat literasi hingga yang terbaru dari penggemar K-Pop.
"Saya tidak minta banyak, tapi setidaknya ada keadilan. Saya jalani ini murni karena keprihatinan melihat anak-anak lebih suka HP daripada buku, termasuk anak saya sendiri. Kalau pemerintah serius dengan literasi, seharusnya yang sudah berjalan seperti kami ini yang diprioritaskan, bukan yang masih tidur," tegas Vivit. (H-2)
Untuk perbaikan rutilahu tersebut,Pemkab Cirebon sudah mengalokasikan anggaran.
BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Cirebon terjadi Agustus–September 2026. Warga diimbau hemat air dan manfaatkan hujan yang masih turun.
Kelangkaan solar subsidi membuat kapal nelayan di Pelabuhan Kejawanan Cirebon tak melaut hampir sebulan, berdampak pada ratusan pekerja.
Total jumlah jemaah calon haji yang berangkat tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sejak beroperasinya Waduk Jatigede, dampak penurunan debit air, khususnya di wilayah utara Kabupaten Cirebon dapat ditekan secara signifikan.
Es kopi yang menggunakan plastik dan sedotan dijual Rp6 ribu dari sebelumnya Rp5 ribu. Tapi karena pelanggan protes akhirnya kenaikan harga hanya berlaku sehari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved