Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah musim tanam padi gadu (musim tanam kedua), harga gabah di Kabupaten Aceh utara, Aceh, melonjak. Kenaikan itu sudah berlangsung sejak tiga pekan terakhir atau ketika tanaman padi di kawasan setempat sedang masa pertumbuhan.
Sesuai penelusuran Media Indonesia di Kecamatan Tanah Luas, misalnya, harga gabah kering panen (GKP) tingkat pengusaha kilang padi mencapai Rp8.500/kg (kilogram). Harga itu lebih mahal dari sebelumnya Rp7.500/kg. Lalu disusul harga beli di tingkat tengkulak pengumpul, dari sebelumnya Rp7.300/kg, sekarang naik menjadi Rp8.000/kg. Bahkan kalau dalam jumlah besar harga pembelian tengkulak bisa lebih tinggi lagi yakni Rp 8.200/kg.
"Kilang padi membeli lebih mahal. Mereka menggiling sendiri, lalu memproduksi beras siap dipasarkan," tutur Abdullatif, tokoh masyarakat tani Landeng, Kecamatan Tanah Luas, Kamis (10/7).
Dikatakan Abdullatif setelah kenaikan harga gabah padi, kini juga disusul tingginya harga beras. Misalnya harga beras medium dari sebelumnya Rp125.000/sak (ukuran 15 kg), kini melonjak menjadi Rp135.000/sak.
"Kenaikan ini persis ketika petani sedang musim tanam. Sebagian mereka tidak ada lagi stok gabah setelah dijual saat musim panen lalu. Bahkan sekarang sebagian warga sudah membeli beras," tutur Jamali, petani di Kemukiman Pirak, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.
Amatan Media Indonesia di kawasan Aceh Utara, sekarang sedang musim tanam padi gadu. Usia tanaman berkisar 1 hingga 2 bulan atau sedang pertumbuhan.
Awal musim panen diperkirakan pada Agustus hingga September 2025. Sebagian lahan sawah di kawasan itu sudah memiliki saluran irigasi teknik, namun masih banyak juga sawah tadah hujan atau mengandalkan sumber air hujan. (MR/E-4)
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena super El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE) Eliza Mardian mengingatkan bahwa fenomena super El Nino menjadi risiko serius bagi sistem pangan nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pemerintah terus mengantisipasi dampak fluktuasi harga bahan baku plastik terhadap harga pangan pokok, khususnya beras dan gula.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Program stabilisasi harga beras tetap berjalan tanpa kenaikan harga, meskipun terjadi tekanan biaya akibat isu kelangkaan bahan baku plastik untuk kemasan.
Harga gabah berkisar Rp7.200 per kilogram untuk gabah varietas kebo, sedangkan untuk varietas Ciherang dan sejenisnya dihargai dikisaran Rp 7.500 hingga Rp 7.800 per kilogram.
Pada Jumat dan Sabtu (11/4) harga gabah kering panen di wilayah pesisir Selat Malaka itu mulai merangkak lagi pada level Rp7.200 per kg.
Pada Selasa dan Rabu (8/4) di Kabupaten Pidie misalnya, harga gabah kering panen berkisar Rp 7.000-Rp 7.100/kg, lebih murah dari awal panen sekitar dua pekan lalu yang mencapai Rp 7.400/kg
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Kenaikan harga gabah tidak menyurutkan aksi tengkulak melakukan pembelian.
Harga gabah kering panen (GKP) di desa tersebut mencapai Rp7.500 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved