Setelah Turun Awal Lebaran 1447 H, Harga Gabah Padi di Pidie Kembali Naik

Amiruddin Abdullah Reubee
12/4/2026 16:49
Setelah Turun Awal Lebaran 1447 H, Harga Gabah Padi di Pidie Kembali Naik
Ilustrasi(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

PETANI padi sawah di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, kembali ceria. Pasalnya sudah dua hari terakhir harga gabah padi kering panen kembali meningkat. 

Kembalinya harga itu berpihak kepada petani, telah menjadi harapan baru bagi mereka. Itu karena sempat turun pada awal lebaran hingga pekan kedua Idulfitri 1447 H. 

Yakni dari akhir Ramadan Rp 7.400 per kg, lalu pada pekan pertama lebaran turun ke menjadi Rp 7.000 per kg. Kondisi itu sempat membuat para petani kehilanga semangat.

Namun dari pantauan Media Indonesia, pada Jumat dan Sabtu (11/4) harga gabah kering panen di wilayah pesisir Selat Malaka itu mulai merangkak lagi pada level Rp7.200 per kg. Petani mengharap kondisi itu semakin membaik ke depan. 

Tokoh Masyarakat Tani di Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Muhammad Nasir kepada Media Indonesia mengatakan, kenaikan itu sangat wajar dalam menyikapi hasil panen. Lalu menjadi motivasi terhadap tumbuhnya kader petani muda untuk bercocok tanam. 

"Kalau harga gambar tidak berperan kepada petani, tentu anak muda tidak berminat turun membajak sawah. Jadi diantara cara menggalakkan pemuda untuk turun ke sawah, diantara nya adalah menjamin harga sesuai modal petani dan mendapat untung lumayan bagus" tutur Nasir. 

Dikatakan Muhammad Nasir, besar kemungkinan dalam waktu dekat harganya terus membaik yakni berpihak kepada petani. Apalagi banyak pedagang besar kembali aktif melakukan aktivitas pembelian. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya