Harga Gabah Diperkirakan Tetap Tinggi Sekali pun Area Panen Meluas

Nurul Hidayah    
16/4/2026 17:44
Harga Gabah Diperkirakan Tetap Tinggi Sekali pun Area Panen Meluas
Ilustrasi(MI/NURUL HIDAYAH)

HARGA gabah di Kabupaten Indramayu tinggi. Diperkirakan harga gabah pun tidak mengalami penurunan meskipun areal tanaman padi yang panen semakin meluas. 

“Saat ini belum semua areal pertanian di Kabupaten Indramayu panen,” tutur Sutatang, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Kamis (16/4). Dijelaskan Sutatang, areal tanaman padi yang panen baru terjadi di Kecamatan Gantar, Haurgeulis, Kroya, Gabuswetan, Terisi, Pasekan, serta sebagian Kecamatan Anjatan dan  Bongas.

Untuk harga gabah di awal panen musim tanam rendeng ini berkisar Rp7.200 per kilogram untuk gabah varietas kebo, sedangkan untuk varietas Ciherang dan sejenisnya dihargai dikisaran Rp 7.500 hingga Rp 7.800 per kilogram. Harga ini lebih tinggi dibandingkan harga pembelian pemerintah yang hanya Rp 6.500 per kilogram. 

“Petani di sini tengah menikmati tingginya harga gabah,” tutur Sutatang. Bahkan Sutatang pun memperkirakan harga gabah masih akan tinggi sekali pun luas areal panen terus bertambah. Kondisi ini dikarenakan musim tanam rendeng (hujan) yang tidak serempak sehingga panen pun tidak serempak. “Tahun sekarang tidak ada panen serentak. Jadi kemungkinan harga gabah GKP diatas Rp 7.000 per kilogram,” jelas Sutatang. 

Kondisi ini tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana harga gabah di musim tanam rendeng biasanya jatuh terutama saat puncak musim panen. 

Selanjutnya Sutatang pun menambahkan kini petani yang sudah panen lebih memilih untuk langsung menjual gabah yang baru dipanen. Selain takut harga akan turun, uang penjualan gabah yang baru dipanen itu pun akan digunakan untuk modal musim tanam gadu.”Petani juga sudah disarankan untuk melakukan percepatan tanam mengingat adanya informasi bahwa musim kemarau ini akan lebih panjang,” tutur Sutatang. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya