Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA di seluruh daerah Jawa Tengah (Jateng) di akhir pekan Sabtu (20/7) cerah berawan. Namun harap waspada bagi warga berkegiatan di perairan, karena ancaman gelombang tinggi dan banjir air laut pasang (banjir rob) tetap mengintai di kawasan pesisir.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (20/7) tidak ada potensi hujan sepanjang hari ini di seluruh daerah di Jawa Tengah, cuaca cerah berawan diperkirakan terjadi baik itu di kawasan pegunungan, dataran tinggi maupun rendah, sehingga cukup nyaman bagi warga yang hendak menikmati perjalanan akhir pekan maupun berwisata.
Namun bagi warga yang berkegiatan di perairan dan pesisir, diharapkan waspada ancaman gelombang tinggi dan banjir air laut pasang (rob) fase purnama yang diperkirakan hingga akhir bulan Juli ini. Bahkan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang, dan Demak banjir rob telah mulai kembali merendam, terutama pada sore-jelang malam dengan ketinggian 0,2-1 meter.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Kamis 4 Juli 2024: Terpantau Intrusi Udara Kering di Beberapa Wilayah
"Setiap bulan purnama rob selalu datang, kami menjadi biasa menghadapi dan jika kondisi seperti ini bersiap hidup di atas genangan air," ujar Solichin,50, warga Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Demak.
Hal serupa juga diungkapkan Slamet,56, warga Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, meskipun saat ini banjir rob sudah berkurang setelah dibangunnya tanggul laut, namun tetap menggenangi sejumlah kawasan terutama saat volume sungai meningkat.
"Kondisi terparah di Tirto hingga Wiradesa masih langganan terendam rob," imbuhnya.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Jawa Tengah: Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang menyebut gelombang tinggi menjadi ancaman serius bagi warga berkegiatan di perairan dan pesisir. Terutama perairan selatan gelombang mencapai 1,3-3 meter bahkan dapat mencapai 4 meter, sedangkan di perairan utara Jawa Tengah gelombang berkisar 0,5-2,5 meter.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo mengatakan ancaman banjir air laut pasang sebagai dampak fenomena fase bulan purnama terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia seperti Pesisir Sumatera Utara, Pesisir Sumatera Barat, Pesisir Kep. Riau, Pesisir Banten, Pesisir Jakarta, Pesisir Jawa Barat, Pesisir Jawa Tengah, Pesisir Kalimantan Timur, Pesisir Kalimantan Barat, dan Pesisir Maluku Utara.
"Potensi banjir pesisir ini berbeda waktu di tiap wilayah, yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," ujar Eko Prasetyo.
(Z-9)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah DKI Jakarta pada Senin, 27 April 2026.
PPIH Arab Saudi mengintensifkan edukasi dan distribusi APD bagi jemaah haji Indonesia di Madinah guna mengantisipasi cuaca panas ekstrem 35 derajat Celsius.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved