Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor (Polres) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan bedah rumah tidak layak huni warga Desa Baru Cermin Labuan Bajo, Rabu (26/6). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-78 atau Hari Jadi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang jatuh pada 1 Juli 2024.
Rumah yang diperbaiki anggota Polres Manggarai Barat itu milik Herman Hamis, 58, warga kampung Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Rumah Herman Hamis dipilih untuk direnovasi karena kondisinya tidak layak huni.
Kapolres Mabar Ajun Komisaris Besar Ari Satmoko mengatakan pemilihan rumah yang menjadi sasaran bedah dilakukan berdasarkan survei dan pertimbangan matang terkait kondisi serta kepemilikan rumah secara administrasi. "Kondisi rumah Herman kurang layak huni. Ketika disurvei, diketahui Herman ialah seorang petani yang memiliki tiga anak," kata Ari.
Baca juga : Paus Fransiskus Tunjuk Romo Maximus Regus Jadi Uskup Labuan Bajo
Ia menjelaskan program bedah rumah tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-78. "Ini semua kami lakukan semata-mata untuk melayani masyarakat," ungkapnya.
Kapolres Manggarai Barat itu juga menegaskan program bedah rumah ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Warga sekitar kata dia ikut gotong royong membantu dalam berbagai aspek pekerjaan.
"Semangat gotong royong ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat di tengah masyarakat Manggarai Barat," ujarnya. Ia menjelaskan, pekerjaan bedah rumah Herman Hamis itu dilakukan oleh Satuan Lalulintas Polres Manggarai Barat dan direncanakan selesai pada Senin (8/7).
Adapun renovasi yang dilakukan ialah mengganti dinding yang sudah lapuk, mengecat seluruh badan rumah, dan melakukan perbaikan lantai rumah (pemasangan keramik) serta kamar mandi. "Kegiatan ini bertujuan membantu meningkatkan kualitas hidup warga dengan menyediakan hunian yang lebih layak dan nyaman untuk ditempati," jelas alumnus Akpol angkatan 2004 itu. (Z-2)
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan anggota aktif Polri, institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga hukum dan keadilan.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Sekitar 400 wisatawan kapal pesiar mampir di Waingapu selama 36 jam sejak bersandar di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur, Kamis pagi, (16/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Flores Timur, NTT, menetapkan status tanggap darurat bencana mulai 9 April hingga 8 Juli 2026 pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7.
PERNYATAAN Bupati Nagekeo Simplisius Donatus terkait polemik proyek jalan Inpres Mauponggo-Puuwada kembali menuai kritik.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa Sumba tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved