Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menemukan fakta baru dalam kasus pembunuhan satu keluarga oleh remaja berinisial JND, 17 di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim). Pelaku diketahui juga memperkosa jasad korban ibu SW dan anak RJS.
"Ada niatan dari pelaku itu, niatan ada pemerkosaan pada saat mabuk. Itu kan dikuatkan dengan keterangan si Yosua temannya minum itu," kata Kapolres PPU AKBP Supriyanto saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Februari 2024.
Supriyanto memastikan pelaku yang saat ini sudah ditetapkan tersangka melakukan pembunuhan terhadap tetangganya seorang diri. Ada lima korban satu keluarga tewas dalam kasus ini. Yakni ayah berinisial W, 35; ibu berinisial SW, 34; dan tiga anak berinisial RJS, 15; VDS, 11; dan ZAA, 3 tahun.
Baca juga : Ibu Kota Nusantara Beri Banyak Peluang untuk Pemuda Kalimantan
Motif tersangka menghabisi nyawa lima orang tetangganya karena persoalan dendam dan asmara. Sebab, korban berinisial RJS pernah menjadi kekasihnya dan tidak terima RJS memiliki kekasih baru.
“Motifnya kita belum bisa kita pastikan. Pastinya setelah psikologi kondisinya stabil pasti kita pastiin nanti (motifnya). Tapi yang jelas dendam antar tetangga dan ada niatan memperkosa,” ujar Supriyanto.
Peristiwa berdarah ini terjadi di rumah korban yang berada di Jalan Sekunder 8, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu sekitar pukul 02.00 Wita, Selasa, 6 Februari. Korban diduga dibunuh dengan cara dibacok.
Baca juga : Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi di Depok Tampilkan 30 Adegan
Peristiwa sadis ini berawal saat pelaku pesta minuman keras bersama teman-temannya pada Senin, 5 Februari 2024. Kemudian sekitar pukul 23.30 Wita, pelaku diantar pulang oleh temannya. Setelah itu, JND membawa senjata tajam berupa parang menuju ke rumah korban untuk melakukan pembunuhan. Sesampainya di rumah korban, pelaku langsung mematikan aliran listrik.
Lalu, pada saat ayah korban berinisial W pulang ke rumah, pelaku langsung menyerangnya menggunakan parang. Kemudian, pelaku juga menyerang istri korban berinisial SW dan ketiga anaknya berinisial RJS, VDS, dan ZAA. Ketiga anak terbangun karena mendengar keributan dan langsung diserang pelaku.
"Ayahnya (korban) dihabisi dekat pintu. Ibunya bangun kemudian ibunya juga ditimpas, lalu anaknya bangun ditimpas lagi. Terakhir dibunuh itu RJS yang diduga pernah pacaran sama pelaku,” beber Supriyanto.
Baca juga : Polisi Temukan Banyak Video Porno di Ponsel Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Depok
Tak puas, pelaku memperkosa jasad korban RJS dan ibunya berinisial SW. Setelah melakukan pemerkosaan terhadap jasad korban RJS pelaku juga mengambil ponsel dan uang korban sebesar Rp363 ribu.
"Kalau dari pengakuan pelaku, korban sudah meninggal baru diperkosa. Jadi posisinya korban ditemukan dalam kondisi setengah telanjang, hanya mengenakan baju," ungkap Supriyanto.
Pelaku pulang ke rumah dan mengganti baju serta mencuci parang. Setelah itu, pelaku melapor ke ketua RT setempat bahwa telah terjadi pembunuhan di rumah korban. Namun pada saat dikonfrontasi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya yang sudah menghabisi lima orang tetangganya tersebut.
Baca juga : Mahasiswi yang Tewas di Depok Sempat Diperkosa Sebelum Meninggal
Akibat perbuatan tindak pidana itu, pelaku yang merupakan remaja ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP subsider Pasal 365 KUHP Jo Pasal 80 Ayat (3) Jo Pasal 76 c Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.
(Z-9)
Baca juga : Polisi Tetapkan Argiyan Arbirama Sebagai Tersangka Pembunuhan Mahasiswi di Depok
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Roblox resmi membuka Teen Council Asia 2026. Remaja Indonesia usia 14-17 tahun diajak berkontribusi dalam keamanan digital. Simak syarat dan cara daftar.
Gagal ginjal kini banyak menyerang usia muda akibat pola hidup tidak sehat. Kenali gejala, penyebab, dan cara mencegahnya sejak dini agar tidak berujung cuci darah.
Roblox ajak remaja Indonesia usia 14-17 tahun gabung Teen Council Asia. Simak syarat, jadwal pendaftaran, dan misi keamanan digital di sini.
PkM melibatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) SIJB untuk pencegahan dan penanganan segera bagi siswa yang menunjukkan adanya permasalahan.
Guru Besar FKUI Prof. Agus Dwi Susanto menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mencegah penggunaan vape pada remaja di tengah masifnya promosi.
Pengungkapan ini, sebutnya, berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai transaksi narkotika di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah juga memberangkatkan satu orang Petugas Haji Daerah (PHD) berstatus dokter lulus dalam rekrutmen layanan kesehatan.
BPBD PPU memperingatkan warga di sekitar IKN dan Sepaku untuk waspada terhadap serangan buaya muara. Sudah ada dua korban jiwa di awal tahun 2026.
Jikram, 65, warga Kelurahan Sepaku di kawasan IKN, ditemukan tewas diterkam buaya setelah sempat hilang di perkebunan karet. Simak kronologi evakuasinya.
Pemkab Penajam Paser Utara menolak penerapan WFH bagi ASN setiap Jumat karena dikhawatirkan mengganggu pelayanan publik dan menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved