Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan buaya muara. Imbauan ini menyusul tingginya risiko serangan predator saat warga beraktivitas di sungai maupun pesisir teluk.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, mengungkapkan bahwa wilayah PPU, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, merupakan habitat alami dengan populasi buaya muara yang cukup tinggi. Hal ini menjadikan wilayah tersebut zona rawan konflik antara manusia dan satwa liar.
"Sudah ada beberapa kejadian warga meninggal dunia karena diterkam buaya saat beraktivitas di sungai atau pesisir teluk. Di awal tahun 2026 ini saja, sudah ada dua korban meninggal dunia,” ujar Nurlaila kepada Media Indonesia, Senin (13/4).
Kasus terbaru menimpa seorang warga Kelurahan Sepaku bernama Jikram. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (5/4) di aliran sungai sekitar RT 01 Kelurahan Sepaku setelah diterkam predator tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang korban keganasan reptil karnivora di wilayah tersebut.
Nurlaila menjelaskan, secara geografis wilayah PPU dikelilingi oleh sungai-sungai kecil yang terhubung langsung ke muara. Kondisi ini menciptakan ekosistem ideal bagi buaya untuk berkembang biak dengan cepat.
Menyikapi ancaman yang terus berulang, BPBD PPU telah melakukan berbagai langkah mitigasi, di antaranya:
Meski demikian, Nurlaila mengakui bahwa upaya pencegahan seperti pemasangan papan imbauan belum berjalan maksimal karena keterbatasan sumber daya. Ia meminta perangkat desa dan kelurahan di wilayah pesisir untuk lebih aktif mengingatkan warganya agar tidak lengah saat berada di dekat habitat buaya.
"Kami aktif menyampaikan imbauan kepada warga agar berhati-hati. Kami juga memasang tanda pemberitahuan. namun kami akui masih belum maksimal sesuai kemampuan sumber daya yang ada," pungkasnya. (I-2)
KONFLIK antara buaya dan manusia terus terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Tercatat dalam dua tahun terakhir 12 orang meninggal dunia akibat serangan buaya.
Rafa, 15, seorang remaja harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat karena diserang seekor buaya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Muh Rizal menyampaikan pentingnya upaya strategis yang terkoordinasi untuk mengantisipasi potensi serangan buaya di teluk Palu.
selama 2019-2025 tercatat 59 serangan buaya terhadap manusia di NTT. Dari jumlah itu, 31 orang meninggal dan 28 orang luka berat hingga cacat.
Pengungkapan ini, sebutnya, berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai transaksi narkotika di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah juga memberangkatkan satu orang Petugas Haji Daerah (PHD) berstatus dokter lulus dalam rekrutmen layanan kesehatan.
Jikram, 65, warga Kelurahan Sepaku di kawasan IKN, ditemukan tewas diterkam buaya setelah sempat hilang di perkebunan karet. Simak kronologi evakuasinya.
Pemkab Penajam Paser Utara menolak penerapan WFH bagi ASN setiap Jumat karena dikhawatirkan mengganggu pelayanan publik dan menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved