Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK dari Kecelakaan Kereta Api (KKA) yang terjadi di km 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka pada Jumat (5/1) pukul 06.03 WIB, kedatangan sejumlah kereta api di Stasiun Yogyakarta mengalami keterlambatan.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, Jumat (5/1) petang menjelaskan, hingga pukul 14.00 WIB tercatat setidaknya ada 5 kereta api yang terlambat masuk Yogyakarta.
"Kereta api tersebut, KA Argo Wilis posisi Stasiun Kebasen mengalami keterlambatan 58 menit, diperkirakan tiba Stasiun Yogyakarta sekitar pukul 15.43 WIB, dan tiba Stasiun Solobalapan pukul 16.36 WIB, KA Lodaya posisi di Stasiun Gombong lambat 95 menit, diperkirakan tiba Stasiun Yogyakarta sekitar pukul 15.35 WIB, dan tiba Stasiun Solobalapan pukul 16.30 WIB dan KA Pasundan posisi di Stasiun Cikampek mengalami keterlambatan 120 menit, kedatangan belum dapat diperkirakan," katanya.
Baca juga : Jenazah Masinis Korban Kecelakaan KA Turangga- Commuter Line Bandung Raya Tiba di Rumah Duka
Selain itu, ujarnya, KA Lodaya Tambahan posisi di Stasiun Pegadeanbaru alami keterlambatan 63 menit, kedatangan belum dapat diperkirakan, KA Pasundan Tambahan posisi berangkat Stasiun Telagasari lambat 40 menit, kedatangan belum dapat diperkirakan.
Menurut dia, para pelanggan yang keretanya mengalami kelambatan selama 1 jam atau lebih maka penumpang dapat membatalkan perjalanan dengan pengembalian bea 100% diluar bea pesan.
Baca juga : Pj Gubernur Jawa Barat Kunjungi Korban Kecelakaan Kereta Api
"Proses pengembalian bea dapat dilakukan di loket stasiun online yang memungkinkan. Bea refund dapat diberikan secara tunai atau transfer ke rekening pelanggan paling lambat 1x24 jam sejak proses pembatalan," kata Krisbi.
Ia menambahkan, batas waktu proses pembatalan dan pengembalian bea adalah paling lama hari atau 7 x 24 jam dari tanggal dan jam keberangkatan yang tertera di tiket.
Sementara Daop 6 saat ini KA yang diberlakukan rekayasa pola operasi memutar bertambah menjadi 11 KA yang menuju wilayah Bandung, kemudian juga 11 KA dari wilayah Bandung.Arah ke Barat (Bandung) yang kemudian memutar Kroya-Purwokerto-Cirebon-Cikampek-Bandung. (Z-5)
Pascainsiden tabrakan KAI Commuter menyatakan layanan KRL lintas Bekasi–Cikarang direncanakan kembali beroperasi normal pada Rabu (29/4/2026) siang.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
KAI Daop 1 Jakarta membatalkan 8 perjalanan KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen akibat normalisasi pascakecelakaan di Bekasi. Simak daftar KA dan cara refund.
Banyak perlintasan ilegal muncul akibat perkembangan permukiman tanpa perencanaan matang.
Ada pula 36 penumpang yang dialihkan perjalannya, yaitu penumpang KA Gunung Jati tujuan Gambir dialihkan menggunakan KA Dharmawangsa dan Blambangan Ekspres dengan tujuan Pasar Senen.
KAI Daop 4 Semarang ingatkan aturan penggunaan stop kontak di kereta api usai viral video masak mi instan pakai kompor listrik. Simak panduan lengkapnya.
Kegiatan yang bakalan digelar adalah Seminar Nasional Kebangsaan dengan menghadirkan berbagai narasumber dan pemecahan rekor MURI.
Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini sengaja dimulai lebih awal untuk menyelaraskan dengan jadwal pengundian grup.
Pihak korban menyampaikan tiga kebutuhan utama, yakni penegakan hukum yang transparan, pendampingan menyeluruh, serta jaminan pembiayaan bagi anak-anak korban.
KASUS dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan, ini adalah pengaduan yang kelima daycare bermasalah
Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez mendesak polisi mengusut tuntas dugaan kekerasan terhadap 103 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
GUBERNUR DI Yogyakarta (DIY), Sri Sultan HB X, menyesalkan terjadinya tindak kekerasan anak yang terjadi di daycare Little Aresha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved