Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik Jawa Tengah (BPS Jateng) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan II tahun 2023 sebesar 5,23 persen, secara year on year (yoy). Catatan ini lebih baik dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen.
Sementara, pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan II tahun 2023 ini juga lebih baik dari triwulan sebelumnya. Pada triwulan I BPS Jateng mencatat pertumbuhan ekonomi di angka 5,04 persen.
Perekonomian Jateng pada Triwulan II tahun 2023 berdasarkan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp421.281,65 miliar. Sementara atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp275.013,83 miliar.
Baca juga: Ganjar Bangun Sistem Pencegahan Korupsi di Jateng
Upaya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam menggandeng Amerika Serikat, Cina, dan Jerman sebagai mitra datang Jateng berdampak pada peningkatan laju perekonomian Jateng.
“Alhamdulillah pertumbuhannya bagus meskipun tidak meloncat tapi seiring dengan pertumbuhan nasionalnya. Sedikit lebih tinggi,” kata Ganjar usai me-launching Great Sale dan Pameran Otentik Jateng di The Park Mall, Kota Semarang, Jateng, Jumat (11/8/).
Baca juga: SMRC: Analogi Jokowi Soal Pemimpin Lari Maraton Mengarah ke Ganjar
Pertumbuhan ekonomi Jateng juga dipicu adanya momentum mudik Lebaran. Pada momentum tersebut, inflasi di Jateng cukup terjaga yang diindikasikan dengan harga-harga kebutuhan pokok cenderung terkendali.
“Sehingga ekonomi akan bisa tumbuh, konsumsi akan tumbuh. Harapan kita ini bisa mengerek ekonomi wabil khusus yang UMKM ya,” kata Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga menggerakkan sejumlah event kreatif untuk menggerek pertumbuhan ekonomi Jateng. Salah satunya melalui Great Sale dan Pameran Otentik dalam rangka HUT Jateng ke-78 yang diselenggarakan di The Park Mall Semarang mulai 10-14 Agustus 2023.
“Maka ditempatkan di mall yang bagus, dan membuat orang akan datang. Orang bisa menikmati mall-nya sekaligus berbelanja produk-produk yang kita pamerkan. Ekonomi biar menggelinding,” tandasnya.
Ganjar berharap, acara yang merupakan hasil kerja sama Pemprov Jateng dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jateng ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi selanjutnya.
“Bekerja sama dengan Kadin, tadi disponsori oleh Bank Mandiri, dan usaha-usaha kecil mereka terlibat, dan mudah-mudahan ini akan bisa menarik orang untuk datang, orang bisa berbelanja. Tentu diskonnya banyak ini,” pungkas Ganjar. (Ykb/Z-7)
Menkeu Purbaya tegaskan ekonomi Indonesia masuk “survival mode”. Tak ada ruang kesalahan, pajak dan program akan diawasi ketat demi cegah krisis.
PEREKONOMIAN Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2025 tumbuh 5,14% (year-on-year), melampaui rata-rata nasional sebesar 5,1%.
Pemerintah optimistis target investasi Rp2.041 triliun di 2026 tercapai. Realisasi awal tahun sudah Rp498,8 triliun, didorong minat kuat investor global.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% dan memperkuat intervensi pasar demi menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan tekanan ekonomi dunia.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah saat ini menjalankan strategi ekonomi dalam “mode bertahan (survival mode) di tengah ketidakpastian global.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa proyeksikan ekonomi RI tumbuh hingga 6% di 2026 saat IMF-World Bank Meeting. Simak strategi hadapi guncangan global.
Kemudian Airlangga juga memperlihatkan indeks keyakinan konsumen masih tinggi di 122,9 dan neraca perdagangan surplus dalam 70 bulan sebesar US$148,2 miliar.
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Menurutnya, dengan relatif damainya kawasan Asia Tenggara, Indonesia bisa mengkapitalisasi suasana aman ini untuk memikat investor.
Meski kontribusi PDB besar, petani Indonesia sulit akses kredit. Pakar IPB ungkap penyebab dan solusi lewat AVCF.
DEPUTI Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan inflasi global diperkirakan naik dari 3,8 persen menjadi 4,1 persen akibat dampak perang AS-Israel dengan Iran.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved