Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JATUH bangun mengembangkan bisnis sudah dirasakan Rini Stephanie Shima yang dikenal dengan Rini Shima. Influencer asal Batang, Jawa Tengah itu, menggeluti sejumlah bisnis sebelum akhirnya fokus menjadi kreator konten yang banjir tawaran menjadi duta produk (brand ambassador) jenama produk kecantikan.
Rini awalnya menggeluti usaha jasa sebagai make up artist sebelum berkeluarga. Ia kemudian mengembangkan usaha pakaian lewat Manayu Project setelah berkeluarga. Namun, kedua usahanya itu harus terhenti akibat pandemi Covid-19.
Ia juga sempat membuka usaha bakery bersama rekannya, yang akhirnya juga harus kandas. Di tengah kegagalan membangun bisnis, lewat media sosial, Rini kerap melakukan ulasan (review) produk, terutama produk kecantikan dan kosmetik di media sosial.
Baca juga : Dari Nonton Tutorial Make Up, Ryana Menjadi Beauty Enthusiast
Gayung bersambut, ulasan yang dibuatnya ternyata ditonton banyak orang dan membuat ia kemudian dihubungi sejumlah jenama untuk kerja sama endorsement. Bukan, hanya produk kecantikan, pelaku industri lain juga meminta Rini melakukan ulasan.
“Saya awalnya membuat review di Instagram dan ternyata banyak tawaran endorsement. Dari situ saya memanfaatkan peluang untuk mereview produk skincare dan make up. Banyak tawaran review yang lain juga seperti hotel, restaurant dan lain-lain,” kata Rini dalam keterangannya.
Baca juga : Lepas Status Karyawan, Arumi Ningsih Menjelma Jadi Influencer Terkenal
Ulasan yang dibuat Rini bisa dilihat di akun Instagram @inirinee yang telah memiliki lebih dari150 ribu pengikut dan Tiktok @manayuproject yang punya lebih dari 110 ribu pengikut.
Salah satu kekuatan konten yang digarap Rini ialah gaya storytelling dan copywriting yang menarik, sehingga membuat interaksi atau engagment di akun sosialnya tinggi dan disukai pelaku industri.
Rini mengaku, juga sering mengekplorasi kreativitasnya agar konten yang dibuatnya tidak monoton.
Menjalani hobi sambil dibayar, lanjut Rini, merupakan hal yang menyenangkan. Terlebih, lewat kontennya, Rini kini punya banyak teman dan relasi yang selalu memberikan inspirasi.
“Pengalaman uniknya itu kalau visit keluar kota saya harus banyak bawa perlengkapan tapi saya suka karena bakal ketemu orang baru dan pengalaman baru,” imbuh Rini.
Berkat eksistensinya di media sosial, relasi, dan pelangan Rini semakin luas. Ia pernah mendapatkan pekerjaan di Nganjuk, Madiun, Surabaya, Klaten, Semarang hingga Pekalongan. Tak cuma itu, ia bahkan sempat mendapatkan undangan menghadiri acara grand launching sebuah jenama di Jakarta dan menjadi BA dari berbagai brand kecantikan dan skincare. (Z-5)
Kreator konten Apos Hutagaol debut akting di serial Ganteng-Ganteng Genteng. Simak tantangannya memerankan karakter Taulib yang fasih berbahasa Sunda.
Fitur Horizontal Lock Galaxy S26 Ultra jadi perbincangan hangat. Simak keunggulan teknologi stabilisasi video terbaru Samsung di sini.
Memulai perjalanannya sebagai kreator konten, Eca Aura kini semakin memantapkan posisinya sebagai penyanyi profesional di bawah naungan label besar.
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Lipay Xia jatuh hati pada karakter Roronoa Zoro dan Portgas D Ace dalam anime One Piece.
Seri MGX dan URX dirancang untuk memberikan solusi audio yang praktis namun tetap berkualitas tinggi, baik untuk produksi konten, live streaming, maupun kebutuhan profesional lainnya.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved